Israel Serbu Kamp Pengungsi Palestina, 8 Luka dan 21 Ditahan
Selasa, 08 Desember 2020 - 19:18 WIB
loading...
Tentara Israel menyerbut kamp pengungsi Palestina di Tepi Barat. Foto/Al Araby
A
A
A
YERUSALEM - Sedikitnya delapan warga Palestina terluka oleh tembakan tentara Israel menyusul bentrokan di kamp pengungsi Qalandiya, utara Yerusalem, dan kamp pengungsi Dahisha dekat Betlehem. Tiga korban luka-luka itu dilaporkan kritis.
"Dua puluh satu warga Palestina, yang sebagian besar sebelumnya pernah menjalani hukuman di penjara Israel, juga ditangkap," menurut pernyataan Klub Tahanan Palestina seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (8/12/2020).
Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina mengatakan bahwa empat warga Palestina yang terluka dibawa ke Kompleks Medis Palestina di Ramallah dari Qalandiya.
Kementerian tersebut mengatakan bahwa salah satu yang terluka ditembak di dada, satu lagi di perut, dan sepertiga di paha. Semua korban saat ini sedang dioperasi. Sementara korban keempat menderita luka yang relatif ringan di kaki.
Pusat Media Qalandiya mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel juga menyerbu sebuah rumah dan menahan dua saudara lelaki di Qalandiya, Muaz Khaled Hamad dan Mohammed Khaled Hamad.
Saksi mata mengatakan bahwa 300 hingga 400 tentara Israel menyerbu kamp Qalandiya sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat pada Senin kemarin.
"Dua puluh satu warga Palestina, yang sebagian besar sebelumnya pernah menjalani hukuman di penjara Israel, juga ditangkap," menurut pernyataan Klub Tahanan Palestina seperti dikutip dari Al Araby, Selasa (8/12/2020).
Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina mengatakan bahwa empat warga Palestina yang terluka dibawa ke Kompleks Medis Palestina di Ramallah dari Qalandiya.
Kementerian tersebut mengatakan bahwa salah satu yang terluka ditembak di dada, satu lagi di perut, dan sepertiga di paha. Semua korban saat ini sedang dioperasi. Sementara korban keempat menderita luka yang relatif ringan di kaki.
Pusat Media Qalandiya mengatakan bahwa pasukan pendudukan Israel juga menyerbu sebuah rumah dan menahan dua saudara lelaki di Qalandiya, Muaz Khaled Hamad dan Mohammed Khaled Hamad.
Saksi mata mengatakan bahwa 300 hingga 400 tentara Israel menyerbu kamp Qalandiya sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat pada Senin kemarin.
Lihat Juga :