Setahun Setelah Pandemi Covid-19 Muncul di China, Inggris Mulai Vaksinasi

Selasa, 08 Desember 2020 - 15:55 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan merasa sangat istimewa menjadi orang pertama yang divaksinasi Covid-19.(Baca juga: WHO: Penemuan Vaksin Seharusnya Tidak Membuat Kewaspadaan Menurun )

Dosis pertama dari suntikanvaksin Covid-19 produksi Pzifer/BionTech itumencapai Inggris pada Kamis malam setelah melakukan perjalanan melalui Eurotunnel yang menghubungkan Inggris ke benua Eropa dari Belgia, tempat vaksin diproduksi. Sedangkan pengiriman pertama vaksin ke kelompok rumah sakit terpilih di Inggris dilakukan pada hari Minggu.

Inggris telah memesan 40 juta dosis vaksin, atau cukup untuk 20 juta orang - sekitar sepertiga dari populasi - karena diperlukan dua dosis, dengan jarak penyuntikan tiga hingga empat minggu. Karena permintaan global yang intens, Inggris telah diberi 800.000 dosis untuk memulainya.

Vaksinasi ini datang dengan komplikasi logistik yang terkait dengan cara penyimpanan vaksin: suhu sangat dingin, pada suhu minus 70 derajat Celcius. Sebagian besar rumah sakit memiliki fasilitas untuk menyimpan vaksin pada suhu itu.

Sebagian besar program vaksinasi Inggris diharapkan berlangsung tahun depan.(Baca juga: Moskow Mulai Vaksinasi Massal Covid-19 )

Inggris menyetujui vaksin untuk penggunaan umum lebih cepat daripada negara lain, sebuah langkah yang telah menarik beberapa keraguan dari pejabat kesehatan masyarakat, termasuk ahli penyakit menular Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci. Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Fauci meminta maaf setelah dia sebelumnya menyarankan dalam segmen di Fox News bahwa Inggris "terburu-buru" menggunakan vaksin dan regulator tidak meninjaunya "secermat" seperti di AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved