Diduga Berkhianat, Ahli Rudal Hipersonik Putin Ditangkap
Jum'at, 04 Desember 2020 - 18:42 WIB
loading...
A
A
A
Dia telah membuat beberapa perkembangan ilmiah di bidang ini yang dirahasiakan, dan laporan tersebut mengindikasikan tuduhan terhadapnya terkait dengan pekerjaannya tersebut.
Gubanov selama ini dikenal sebagai ahli mesin roket padat supersonik. (Baca juga: Rusia Operasikan Sistem Rudal S-500 'Si Pembunuh F-35' Tahun Depan )
"Dia telah menandatangani perjanjian untuk tidak membocorkan rincian terobosan teknologi kepada kekuatan asing tetapi FSB yakin dia 'melanggar' kewajiban ini," bunyi laporan Kommersant.
Sedangkan kantor berita Rusia lainnya, Interfax, mengatakan profesor itu diduga memberikan informasi yang terdiri dari rahasia negara ke luar negeri atau melakukan tindakan lain yang ditujukan terhadap keamanan Rusia untuk kepentingan negara, organisasi, atau perwakilan asing.
Pengadilan tertutup di dalam penjara Lefortovo memerintahkan Gubanov ditahan hingga Februari.
Semua itu adalah spekulasi tetapi tidak ada konfirmasi bahwa kasus tersebut mungkin melibatkan Kinzhal - atau Belati - rudal hipersonik berkemampuan nuklir Putin yang berharga yang mampu terbang sepuluh kali kecepatan suara.
Perwakilan hukum Gubanov menolak berkomentar lebih lanjut.
Gubanov selama ini dikenal sebagai ahli mesin roket padat supersonik. (Baca juga: Rusia Operasikan Sistem Rudal S-500 'Si Pembunuh F-35' Tahun Depan )
"Dia telah menandatangani perjanjian untuk tidak membocorkan rincian terobosan teknologi kepada kekuatan asing tetapi FSB yakin dia 'melanggar' kewajiban ini," bunyi laporan Kommersant.
Sedangkan kantor berita Rusia lainnya, Interfax, mengatakan profesor itu diduga memberikan informasi yang terdiri dari rahasia negara ke luar negeri atau melakukan tindakan lain yang ditujukan terhadap keamanan Rusia untuk kepentingan negara, organisasi, atau perwakilan asing.
Pengadilan tertutup di dalam penjara Lefortovo memerintahkan Gubanov ditahan hingga Februari.
Semua itu adalah spekulasi tetapi tidak ada konfirmasi bahwa kasus tersebut mungkin melibatkan Kinzhal - atau Belati - rudal hipersonik berkemampuan nuklir Putin yang berharga yang mampu terbang sepuluh kali kecepatan suara.
Perwakilan hukum Gubanov menolak berkomentar lebih lanjut.
Lihat Juga :