Trump Dilaporkan akan Tarik Diplomat AS dari Irak

Kamis, 03 Desember 2020 - 17:46 WIB
loading...
Trump Dilaporkan akan...
Media Amerika Serikat (AS), Politico melaporkan bahwa Donald Trump akan menarik sebagian besar diplomat AS di Irak. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Media Amerika Serikat (AS) , Politico melaporkan bahwa Donald Trump akan menarik sebagian besar diplomat AS di Irak. Laporan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran, pasca pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh.

Mengutip sejumlah sumber di Kementerian Luar Negeri AS, Politico melaporkan bahwa lusinan diplomat AS yang ditempatkan di Baghdad dan kota lain di Irak akan segera dipulangkan. Namun, sumber itu tidak menjelaskan kapan penarikan itu akan dilakukan.

"Kementerian Luar Negeri terus menyesuaikan kehadiran diplomatiknya di kedutaan dan konsulat di seluruh dunia sejalan dengan misinya, lingkungan keamanan lokal, situasi kesehatan, dan bahkan hari libur," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri AS kepada Politico. ( Baca juga: Analis: Biden Harus Hadapi Ancaman Lama dan Baru di Irak untuk 'Hadang' Iran )

“Memastikan keamanan personel pemerintah AS, warga AS, dan keamanan fasilitas kami, tetap menjadi prioritas tertinggi kami," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (3/12/2020).

Pengurangan staf seharusnya bersifat sementara, tetapi karena hubungan yang tegang antara Washington dan Teheran, tidak diketahui kapan diplomat AS akan kembali ke kedutaan AS di Baghdad.

Irak sering kali menjadi medan pertempuran antara AS dan Iran. Setelah kematian Qassem Soleimani, Teheran merespon dengan meluncurkan rudal ke pasukan AS yang ditempatkan di Irak, yang dilaporkan menyebabkan puluhan tentara menderita cedera otak.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat dengan tajam setelah pembunuhan Fakhrizadeh,ilmuwan senior Iran yang membantu memimpin program nuklir negara itu. ( Baca juga: Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran, Biden Siapkan Tuntutan Baru )

Laporan terbaru muncul ini sendiri datang setelah Trump mempertimbangkan untuk menutup kedutaan AS di Baghdad setelah badan intelijen pada bulan September khawatir tentang serangan terhadap pasukan Amerika di Irak dan kedutaan itu sendiri.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved