Trump Dilaporkan akan Tarik Diplomat AS dari Irak

loading...
Trump Dilaporkan akan Tarik Diplomat AS dari Irak
Media Amerika Serikat (AS), Politico melaporkan bahwa Donald Trump akan menarik sebagian besar diplomat AS di Irak. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Media Amerika Serikat (AS) , Politico melaporkan bahwa Donald Trump akan menarik sebagian besar diplomat AS di Irak. Laporan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran, pasca pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh.

Mengutip sejumlah sumber di Kementerian Luar Negeri AS, Politico melaporkan bahwa lusinan diplomat AS yang ditempatkan di Baghdad dan kota lain di Irak akan segera dipulangkan. Namun, sumber itu tidak menjelaskan kapan penarikan itu akan dilakukan.

"Kementerian Luar Negeri terus menyesuaikan kehadiran diplomatiknya di kedutaan dan konsulat di seluruh dunia sejalan dengan misinya, lingkungan keamanan lokal, situasi kesehatan, dan bahkan hari libur," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri AS kepada Politico. ( Baca juga: Analis: Biden Harus Hadapi Ancaman Lama dan Baru di Irak untuk 'Hadang' Iran )

“Memastikan keamanan personel pemerintah AS, warga AS, dan keamanan fasilitas kami, tetap menjadi prioritas tertinggi kami," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (3/12/2020).



Pengurangan staf seharusnya bersifat sementara, tetapi karena hubungan yang tegang antara Washington dan Teheran, tidak diketahui kapan diplomat AS akan kembali ke kedutaan AS di Baghdad.

Irak sering kali menjadi medan pertempuran antara AS dan Iran. Setelah kematian Qassem Soleimani, Teheran merespon dengan meluncurkan rudal ke pasukan AS yang ditempatkan di Irak, yang dilaporkan menyebabkan puluhan tentara menderita cedera otak.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat dengan tajam setelah pembunuhan Fakhrizadeh,ilmuwan senior Iran yang membantu memimpin program nuklir negara itu. ( Baca juga: Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran, Biden Siapkan Tuntutan Baru )



Laporan terbaru muncul ini sendiri datang setelah Trump mempertimbangkan untuk menutup kedutaan AS di Baghdad setelah badan intelijen pada bulan September khawatir tentang serangan terhadap pasukan Amerika di Irak dan kedutaan itu sendiri.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top