Kejaksaan AS Bongkar Skandal Suap untuk Ampunan di Gedung Putih

loading...
Kejaksaan AS Bongkar Skandal Suap untuk Ampunan di Gedung Putih
Suasana Gedung Putih di Washington, AS. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyelidiki potensi kejahatan terkait aliran dana ke Gedung Putih untuk imbalan ampunan presiden.

Dokumen pengadilan itu dirilis oleh pengadilan federal. Hakim Distrik AS Beryl Howell merilis perintah yang banyak disunting yang menggambarkan apa yang disebutnya sebagai investigasi "suap untuk pengampunan."

Sekitar setengah dari dokumen setebal 18 halaman itu ditutupi warna hitam, dengan versi yang tersedia untuk umum memberikan sedikit rincian dari skema yang dituduhkan itu. Dokumen itu tidak menyebutkan nama orang yang berpotensi terlibat.

Jaksa federal di Washington mengatakan mereka telah memperoleh bukti skema suap di mana seseorang "akan menawarkan kontribusi politik yang substansial sebagai imbalan pengampunan presiden atau penangguhan hukuman." (Baca Juga: Pejabat Pemilu Georgia dari Partai Republik: Trump Menghasut Kekerasan)



Perintah tersebut mengatakan jaksa penuntut juga sedang menyelidiki "skema lobi rahasia" di mana dua orang tak dikenal "bertindak sebagai pelobi bagi pejabat senior Gedung Putih, tanpa mematuhi persyaratan pendaftaran dari Undang-Undang Pengungkapan Lobi." (Lihat Infografis: Senapan Sniper Karya Anak Bangsa Mampu Menembus Tank Baja)

Seorang pejabat Departemen Kehakiman mengatakan tidak ada pejabat pemerintah yang sudah atau sedang menjadi target penyelidikan. (Lihat Video: Gubernur Riau dan Istri Terkonfirmasi Positif Covid-19)





Departemen Kehakiman harus meminta izin Howell untuk melihat email tertentu antara pengacara dan para klien, yang tidak diidentifikasi namanya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top