Pejabat Pemilu Georgia dari Partai Republik: Trump Menghasut Kekerasan
Rabu, 02 Desember 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Sterling mengutuk pengacara Trump Joe DiGenova, yang mengatakan pada Senin bahwa, “Krebs harus dibawa keluar saat fajar dan ditembak."
Berbicara kepada Trump secara langsung, Sterling melanjutkan, "Anda memiliki hak untuk pergi ke pengadilan. Apa yang Anda tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya, dan Anda perlu melangkah dan mengatakan ini, adalah berhenti menginspirasi orang untuk melakukan tindakan berpotensi kekerasan.”
"Seseorang akan terluka, seseorang akan tertembak, seseorang akan terbunuh, dan itu tidak benar," tegas dia.
Dia menambahkan, "Jadilah orang yang lebih besar di sini, dan berhenti, turun tangan, beri tahu pendukung Anda, jangan melakukan kekerasan, jangan mengintimidasi. Semua itu salah, ini bukan Amerika."
Juru bicara kampanye Trump Tim Murtaugh mengatakan mereka mencoba memastikan semua suara sah dihitung dan semua suara ilegal tidak dihitung.
"Tidak ada yang boleh terlibat dalam ancaman atau kekerasan, dan jika itu terjadi, kami mengutuk sepenuhnya," ujar Murtaugh.
Pernyataan itu muncul setelah Jaksa Agung AS William Barr mengatakan Departemen Kehakiman sejauh ini tidak menemukan bukti untuk mendukung klaim kecurangan Trump dalam pemilu.
Berbicara kepada Trump secara langsung, Sterling melanjutkan, "Anda memiliki hak untuk pergi ke pengadilan. Apa yang Anda tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya, dan Anda perlu melangkah dan mengatakan ini, adalah berhenti menginspirasi orang untuk melakukan tindakan berpotensi kekerasan.”
"Seseorang akan terluka, seseorang akan tertembak, seseorang akan terbunuh, dan itu tidak benar," tegas dia.
Dia menambahkan, "Jadilah orang yang lebih besar di sini, dan berhenti, turun tangan, beri tahu pendukung Anda, jangan melakukan kekerasan, jangan mengintimidasi. Semua itu salah, ini bukan Amerika."
Juru bicara kampanye Trump Tim Murtaugh mengatakan mereka mencoba memastikan semua suara sah dihitung dan semua suara ilegal tidak dihitung.
"Tidak ada yang boleh terlibat dalam ancaman atau kekerasan, dan jika itu terjadi, kami mengutuk sepenuhnya," ujar Murtaugh.
Pernyataan itu muncul setelah Jaksa Agung AS William Barr mengatakan Departemen Kehakiman sejauh ini tidak menemukan bukti untuk mendukung klaim kecurangan Trump dalam pemilu.
(sya)
Lihat Juga :