Pejabat Pemilu Georgia dari Partai Republik: Trump Menghasut Kekerasan
Rabu, 02 Desember 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Pria yang tidak disebutkan namanya itu diancam dengan jeratan dan dituduh melakukan pengkhianatan, setelah mengirim laporan tentang kumpulan surat suara ke komputer daerah sehingga dia bisa membacanya.
Sterling mengatakan dia sendiri memiliki penjaga polisi di luar rumahnya, sementara istri dari Menteri Luar Negeri negara bagian Georgia, Brad Raffensperger, mendapatkan ancaman seksual melalui ponselnya.
"Tuan Presiden, Anda tidak mengutuk tindakan atau bahasa ini. Para Senator, kalian belum mengutuk tindakan atau bahasa ini," tambah Sterling.
"Kami membutuhkan Anda untuk maju dan jika Anda akan mengambil posisi kepemimpinan, tunjukkan beberapa!" tegas dia.
![Pejabat Pemilu Georgia dari Partai Republik: Trump Menghasut Kekerasan]()
Dia menambahkan, "Ancaman kematian, ancaman fisik, intimidasi, itu terlalu berlebihan, itu tidak benar, mereka telah kehilangan landasan moral yang tinggi untuk mengklaim bahwa itu benar."
Sterling juga mengutip ancaman kekerasan terhadap Chris Krebs, yang dipecat bulan lalu sebagai kepala Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS setelah dia membantah klaim penipuan Trump.
Sterling mengatakan dia sendiri memiliki penjaga polisi di luar rumahnya, sementara istri dari Menteri Luar Negeri negara bagian Georgia, Brad Raffensperger, mendapatkan ancaman seksual melalui ponselnya.
"Tuan Presiden, Anda tidak mengutuk tindakan atau bahasa ini. Para Senator, kalian belum mengutuk tindakan atau bahasa ini," tambah Sterling.
"Kami membutuhkan Anda untuk maju dan jika Anda akan mengambil posisi kepemimpinan, tunjukkan beberapa!" tegas dia.

Dia menambahkan, "Ancaman kematian, ancaman fisik, intimidasi, itu terlalu berlebihan, itu tidak benar, mereka telah kehilangan landasan moral yang tinggi untuk mengklaim bahwa itu benar."
Sterling juga mengutip ancaman kekerasan terhadap Chris Krebs, yang dipecat bulan lalu sebagai kepala Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS setelah dia membantah klaim penipuan Trump.
Lihat Juga :