Perempuan Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19
Senin, 30 November 2020 - 06:46 WIB
loading...
A
A
A
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan belum diketahui apakah seorang wanita hamil dengan Covid-19 dapat menularkan virus ke janin atau bayinya selama kehamilan atau persalinan.
Hingga saat ini, virus aktif belum ditemukan pada sampel cairan di sekitar bayi dalam kandungan atau di ASI (air susu Ibu).(Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada bulan Oktober di jurnal Emerging Infectious Diseases, dokter di China telah melaporkan deteksi dan penurunan antibodi Covid-19 dari waktu ke waktu pada bayi yang lahir dari wanita dengan penyakit coronavirus.
Dokter dari New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center melaporkan pada bulan Oktober di JAMA Pediatrics bahwa penularan virus corona baru dari Ibu ke bayi baru lahir jarang terjadi.
Hingga saat ini, virus aktif belum ditemukan pada sampel cairan di sekitar bayi dalam kandungan atau di ASI (air susu Ibu).(Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan pada bulan Oktober di jurnal Emerging Infectious Diseases, dokter di China telah melaporkan deteksi dan penurunan antibodi Covid-19 dari waktu ke waktu pada bayi yang lahir dari wanita dengan penyakit coronavirus.
Dokter dari New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center melaporkan pada bulan Oktober di JAMA Pediatrics bahwa penularan virus corona baru dari Ibu ke bayi baru lahir jarang terjadi.
(min)
Lihat Juga :