Suriah Desak Dunia Internasional Kecam Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran
Minggu, 29 November 2020 - 08:44 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad mengatakan bahwa masyarakat internasional harus mengutuk serangan yang merenggut nyawa fisikawan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh. Foto/REUTERS
A
A
A
DAMASKUS - Menteri Luar Negeri Suriah , Faisal Mekdad mengatakan bahwa masyarakat internasional harus mengutuk serangan yang merenggut nyawa fisikawan nuklir Iran , Mohsen Fakhrizadeh. Dia menyebut serangan yang menewaskan Fakhrizadeh sebagai aksi terorisme.
"Tindakan teroris, harus dikutuk oleh komunitas internasional," kata Mekdad, mengomentari insiden tersebut dalam pertemuannya dengan Duta Besar Iran untuk Suriah, Javad Torkabadi, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (29/11/2020).
Dia memperingatkan ada risiko ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah pembunuhan Fakhrizadeh. Mekdad lalu mendesak PBB untuk meningkatkan kegiatan kontra-terorisme di wilayah itu. ( Baca juga: Inilah 6 Ilmuwan Iran yang Diserang dalam Beberapa Tahun Terakhir )
"PBB harus memenuhi kewajibannya dalam melawan terorisme dan berpegang pada norma hukum internasional, jika tidak, kami hanya akan mencapai peningkatan ketegangan di kawasan itu," ungkapnya.
https://pict.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2020/11/29/Iran.jpg
"Tindakan teroris, harus dikutuk oleh komunitas internasional," kata Mekdad, mengomentari insiden tersebut dalam pertemuannya dengan Duta Besar Iran untuk Suriah, Javad Torkabadi, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (29/11/2020).
Dia memperingatkan ada risiko ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah pembunuhan Fakhrizadeh. Mekdad lalu mendesak PBB untuk meningkatkan kegiatan kontra-terorisme di wilayah itu. ( Baca juga: Inilah 6 Ilmuwan Iran yang Diserang dalam Beberapa Tahun Terakhir )
"PBB harus memenuhi kewajibannya dalam melawan terorisme dan berpegang pada norma hukum internasional, jika tidak, kami hanya akan mencapai peningkatan ketegangan di kawasan itu," ungkapnya.
https://pict.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2020/11/29/Iran.jpg
Lihat Juga :