Skotlandia Gratiskan Produk Kewanitaan

Kamis, 26 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
A A A
Selama debat di parlemen Skotlandia, pengusul UU tersebut, Monica Lennon dari Partai Buruh, mengatakan tidak ada perempuan yang khawatir di mana pembalut ketika menstruasi telah tiba. “Skotlandia bukan menjadi negara terakhir yang mengakhiri kemiskinan berkaitan menstruasi dalam sejarah. Kita mencoba menjadi yang pertama,” kata Lennon. (Baca juga: Pesona Jatiluwih Tetap Bisa Dinikmati saat Pandemi)

Lennon memang telah berjuang untuk mengakhiri kemiskinan menstruasi sejak 2016. Dia mengungkapkan, legislasi tersebut menjadi penting karena pandemi corona. “Menstruasi tidak bisa dihentikan karena pandemi,” sebutnya.

Sebelumnya, Skotlandia juga menjadi negara pertama yang menyediakan produk kebersihan gratis di sekolah, kampus, dan universitas. Dalam survei lembaga amal Plan International pada 2017 menyebutkan 10% perempuan muda di Inggris tidak mampu membeli produk pembalut.

Pada survei lain yang digelar Young Scot terhadap 2.000 orang menyebutkan satu dari empat responden di sekolah atau kampus harus berjuang untuk mendapatkan pembalut. Sebesar 10% gadis di Inggris tak mampu membeli pembalut. (Baca juga: OJK Ungkap Tantangan yang Dihadapi Perbankan)

Parahnya, penelitian juga membuktikan bahwa 71% perempuan yang berusia 14-21 tahun mengaku malu untuk membeli pembalut. Apalagi banyak perempuan kerap tidak masuk sekolah karena mengalami menstruasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Pertama Kali dalam Sejarah,...
Pertama Kali dalam Sejarah, Australia Tunjuk Perempuan Jadi Kepala Staf AD
Iran Resmi Izinkan Perempuan...
Iran Resmi Izinkan Perempuan Mengendarai Sepeda Motor
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025, dari Rama Duwaji hingga Katy Perry
Ini 8 Kepolisian Terbaik...
Ini 8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Siapa Shaikha Al Nowais?...
Siapa Shaikha Al Nowais? Perempuan Cantik UEA yang Tampil di Panggung Global
Waspada! Olahraga Berlebihan...
Waspada! Olahraga Berlebihan Ternyata Bisa Mengganggu Siklus Haid
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Berita Terkini
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Infografis
Eropa Merana, Rusia...
Eropa Merana, Rusia Hanya Ekspor Produk Pertaniannya ke Negara Sahabat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved