97 Paus Pilot dan 3 Lumba-lumba Mati Terdampar Massal di Selandia Baru

Rabu, 25 November 2020 - 14:27 WIB
loading...
97 Paus Pilot dan 3...
Beberapa ekor ikan paus terdampar di Coromandel, Selandia Baru, 17 Oktober 2020. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Sebanyak 97 ekor paus pilot dan tiga lumba-lumba hidung botol telah mati setelah terdampar massal di Kepulauan Chatham yang terpencil di Selandia Baru . Penyebab puluhan satwa laut terdampar massal ini belum diketahui.

Kepulauan itu berada sekitar 800 km dari lepas pantai timur Selandia Baru. Kebanyakan dari satwa laut itu terdampar selama akhir pekan, namun upaya penyelamatan terhambat oleh lokasi yang terpencil.

(Baca juga : China Mulus Luncurkan Misi Bersejarah Chang'e 5 ke Bulan )

Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) mengatakan total 97 paus pilot dan tiga lumba-lumba hidung botol mati setelah terdampar. DOC mengaku diberitahu tentang insiden tersebut pada hari Minggu. (Baca: Lagi, 51 Paus Pilot Mati Terdampar di Selandia Baru )

"Hanya 26 paus yang masih hidup pada saat ini, sebagian besar dari mereka tampak sangat lemah, dan di-eutanasia karena kondisi laut yang ganas dan hampir pasti ada hiu putih besar di air," kata penjaga keanekaragaman hayati DOC Jemma Welch, seperti dikutip Reuters, Rabu (25/11/2020).

Terdampar massal cukup umum bagi satwa laut di Kepulauan Chatham. Menurut data otoritas setempat, sekitar 1.000 satwa laut mati dalam satu kali terdampar pada tahun 1918.

Paus terdampar massal telah terjadi sepanjang sejarah modern yang tercatat, dan mengapa hal itu terjadi adalah pertanyaan yang membingungkan para ahli biologi kelautan selama bertahun-tahun.

Pada akhir September, beberapa ratus paus mati di perairan dangkal di lepas pantai Australia di salah satu tempat terdamparnya paus massal terbesar di dunia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved