Soal Konser Lagu Natal, Menkes Inggris: Insya Allah Diadakan

Selasa, 24 November 2020 - 22:12 WIB
loading...
Soal Konser Lagu Natal,...
Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock. Foto/Al Araby
A A A
LONDON - Menteri Kesehatan (Menkes) Inggris , Matt Hancock, membuat heboh jagad dunia maya. Pemicunya adalah kata-kata Insya Allah yang dilontarkannya saat mengisyaratkan bahwa konser lagu Natal akan diadakan di tengah pandemi virus Corona .

Hal itu diungkapkan Hancock dalam wawancara dengan radio LBC kemarin pagi, tanpa memberikan detail lebih lanjut tentang rencana pemerintah untuk periode Natal.

Ditanya oleh pembawa acara LBC Nick Ferrari apakah orang-orang dapat mengadakan konser lagu Natal di bawah pedoman kesehatan baru yang akan mulai berlaku pada 2 Desember, Hancock berhenti sebentar sebelum menjawab: "Insya Allah".



Didorong untuk memberikan rincian, Hancock bersikeras: "Saya akan membiarkan Perdana Menteri menjelaskan kepada Parlemen terlebih dahulu," seperti dilansir dari Middle East Monitor, Selasa (24/11/2020).

Pernyataan Hancock sontak mengundang komentar dari pengguna media sosial. Ada netizen yang merasa bingung dengan pernyataan sang menteri. Namun ada juga yang menyuarakan keprihatinan atas komentar tersebut, mengklaim Hancock telah melakukan pelanggaran budaya.

Ada juga netizen yang bercanda bahwa Hancock telah masuk Islam. Namun, beberapa orang bereaksi dengan marah merujuk pada keputusan Hancock yang mengumumkan penguncian di beberapa daerah di Inggris hanya beberapa jam sebelum perayaan Muslim Idul Adha awal tahun ini. Sementara seorang pengguna mengklaim penggunaan bahasa Arab oleh Hancock adalah momen paling gila di tahun 2020.

Penggunaan frasa Insya Allah oleh politisi Barat bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggunakan frasa bahasa Arab yang sama selama debat pemilihan presiden (pilpres) yang disiarkan televisi dengan petahana, Donald Trump.(Baca juga: Ungkapan Insya Allah Tiba-tiba Jadi Populer di Amerika )

Inggris saat ini berada di bawah penguncian virus Corona nasional yang akan berakhir minggu depan pada 2 Desember.

Saat tenggat waktu semakin dekat, spekulasi telah berputar-putar mengenai jenis pembatasan apa yang akan diberlakukan selama periode Natal, dan apakah keluarga akan diizinkan untuk berkumpul.

Downing Street mengatakan sistem berjenjang akan diperkenalkan di seluruh negeri setelah penguncian berakhir, dengan pembatasan yang lebih ketat di beberapa daerah.

Pemerintah, di bawah tekanan akibat dampak ekonomi dari wabah tersebut, akan mengumumkan pada hari Kamis tingkat mana di setiap wilayah akan berada.

Inggris telah menyaksikan lebih dari 55.000 kematian dari sekitar 1,5 juta kasus - salah satu tingkat terburuk di dunia - dan telah berjuang untuk mengendalikan lonjakan infeksi kedua.(Baca juga: Inggris Lockdown, Ratu Elizabeth-Pangeran Philip Rayakan HUT Pernikahan Berdua
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved