Iran Minta Hizbullah Bantu Tenangkan Faksi-faksi Bersenjata di Irak

Rabu, 25 November 2020 - 01:01 WIB
loading...
Iran Minta Hizbullah...
Komandan Pasukan Quds Garda Revolusioner Iran Jenderal Ismail Qaani. Foto/Anadolu
A A A
TEHERAN - Komandan Pasukan Quds Garda Revolusioner Iran Jenderal Ismail Qaani dilaporkan mengunjungi ibu kota Lebanon , Beirut, untuk bertemu Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah.

“Qaani bertemu Nasrallah untuk meyakinkan faksi-faksi bersenjata pro-Iran di Irak agar tidak melancarkan serangan lebih lanjut ke pasukan Amerika Serikat (AS),” ungkap laporan Arabic Post.

Situs tersebut mengutip sumber yang mengetahui kunjungan Qaani yang menjelaskan bahwa Perdana Menteri (PM) Irak Mustafa Al-Kadhimi meminta Jenderal Qaani untuk campur tangan ketika Presiden AS Donald Trump mulai secara bertahap menarik tentara AS dari Irak.

Menurut sumber tersebut, pertemuan antara Qaani dan Nasrallah juga dihadiri oleh Pemimpin Kata'ib Hizbullah Irak Abdulaziz Abu Al-Fadak. (Baca Juga: Menlu Saudi Bantah Putra Mahkota MBS Bertemu PM Israel Netanyahu)

Sumber-sumber tersebut menjelaskan bahwa Iran dan Hizbullah Lebanon setuju bahwa tidak ada serangan lebih lanjut yang harus dilakukan terhadap pasukan AS di Irak agar tidak meningkatkan ketegangan dengan AS atau memberi Trump alasan untuk melakukan "tindakan bodoh terhadap Irak atau Iran." (Lihat Infografis: AS Ujicoba Jet Siluman F-35 untuk Serangan Nuklir Supersonik)

Setelah pertemuannya di Beirut, jenderal Iran itu mengunjungi Baghdad dan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Irak Al-Kadhimi di kantornya di Zona Hijau. (Lihat Video: Siapkan Langkah Hukum, JK Bantah Danai Kepulangan Rizieq)

Seorang sumber yang mengetahui pertemuan itu mengatakan perdana menteri Irak takut akan meningkatkan konflik antara AS dan faksi bersenjata Syiah Irak.

Jenderal Qaani dilaporkan telah bertemu pemimpin Aliansi Al-Fatah, Hadi Al-Amiri, dan para pemimpin faksi pro-Iran lainnya, termasuk Qais Khazali, pemimpin kelompok militan Asaib Ahl Al-Haq.

Namun, sumber tersebut menjelaskan Jenderal Iran itu gagal mengakhiri perbedaan antara faksi bersenjata Irak.

Dia menambahkan bahwa beberapa pemimpin menolak perintah Iran, mengatakan mereka memiliki hak untuk membela diri terhadap AS.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved