AS Berharap Kim Jong-un Tepati Komitmen Lakukan Denuklirisasi Korut

Selasa, 24 November 2020 - 16:36 WIB
loading...
AS Berharap Kim Jong-un...
Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert OBrien berharap pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un akan memenuhi komitmennya untuk melakukan denuklirisasi. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) , Robert O'Brien berharap pemimpin Korea Utara (Korut) , Kim Jong-un akan memenuhi komitmennya untuk melakukan denuklirisasi. Dia mengatakan, denuklirisasi akan memberikan manfaat luar biasa bagi Pyongyang.

"Kami berharap Kim Jong-un pada akhirnya akan memenuhi komitmen Korut untuk melakukan denuklirisasi Semenanjung Korea dan kami pikir itu akan menjadi langkah yang luar biasa, tidak hanya untuk Korea Selatan (Korsel) dan Amerika, tetapi juga untuk Korut," ucap O'Brien saat melakukan telewicara dengan jurnalis Asia Pasifik. ( Baca juga: Pamerkan Misil 'Monster', Korut Tidak Ingin Dianggap Remeh )

"Maksud saya, lihat Vietnam dan langkah luar biasa yang telah dibuatnya sejak dulu berperang dengan AS, atau perang dengan Vietnam Selatan dan didukung oleh AS dan sekarang lihatlah mereka menjadi negara yang makmur dan bahagia. Saya pikir ini menjadi contoh tentang apa yang bisa terjadi di Korut," sambungnya.

Disinggung mengenai hubungan dengan Korsel, O'Brien mengatakan hubungan antara Seoul dan Washington sangat baik. Dia juga yakin hubungan baik ini akan terus terjalin di masa pemerintahan AS berikutnya. ( Baca juga: Ada Aktivitas di Pabrik Rahasia, Korut Dicurigai Bikin Senjata Nuklir Baru )

"Sejauh status aliansi dengan Korsel, itu kuat. Saya sering berhubungan dengan Blue House dan rekan saya di sana dan kami memiliki, seperti yang Anda ketahui, ribuan pasukan Amerika yang ditempatkan di Korsel," ungkapnya.

"Jadi apapun yang terjadi pada tanggal 20 Januari, siapapun presidennya, saya yakin bahwa hubungan yang telah berlangsung selama 70 tahun itu akan terus bertahan dan akan menjadi kemitraan yang kuat dan saya kira itu mengirim pesan ke Korut," tukasnya, merujuk pada tanggal inagurasi presiden baru AS.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Israel Balas Serang...
Israel Balas Serang Iran, Teheran Diguncang Ledakan
Rekomendasi
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Ariana Grande dan Ethan...
Ariana Grande dan Ethan Slater Dikabarkan Putus Setelah Tiga Tahun Pacaran
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved