AS Tidak Tutup Kemungkinan Masukan Houthi Dalam Daftar Kelompok Teroris

Selasa, 24 November 2020 - 15:52 WIB
loading...
AS Tidak Tutup Kemungkinan...
OBrien mengatakan AS mengamati situasi di Yaman dan terus mempertimbangkan apakah, dan siapa, dan bagaimana pihaknya menunjuk sebuah kelompok sebagai organisasi teroris. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) menyatakan, mereka tidak menutup kemungkinan untuk memasukan Houthi Yaman ke dalam daftar kelompok teroris. Washington mengatakan, hal ini bisa dilakukan jika Houthi masih menolak terlibat dalam pembicaraan damai Yaman dan juga masih memiliki hubungan dengan Iran.

Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien menuturkan, situasi di Yaman sangat sulit. Dia mengatakan, perang saudara di sana telah memakan korban jiwa yang sangat besar pada orang-orang Yaman dan tetangga mereka, dan banyak di antaranya disebabkan oleh impor senjata Iran dan penasihat serta Garda Revolusi Iran (IRGC) ke Yaman.

"Itu hanyalah satu lagi perang proksi Iran di kawasan ini, seperti perang proksi yang didukung oleh IRGC di Irak dan Lebanon dan Suriah," kata O'Brien saat melakukan telewicara dengan jurnalis Asia Pasifik. ( Baca juga: UEA Beri Senjata dan Rudal Termal pada Separatis Yaman di Abyan )

Dia mengatakan, AS mengamati situasi itu dengan sangat cermat dan terus mempertimbangkan apakah, dan siapa, dan bagaimana pihaknya menunjuk sebuah kelompok sebagai organisasi teroris.

"Tetapi saya dapat memberitahu Anda satu hal, sikap keras kepala Houthi yang terus berlanjut dan kegagalan mereka untuk terlibat dalam proses perdamaian dengan itikad baik untuk mewujudkan pemerintahan yang stabil dan damai dan makmur di Yaman sangat mengecewakan. Jadi, kami tetap membuka semua opsi kami," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved