Viral, Seorang Wanita Melakukan Masturbasi di Toko Ikea China

Senin, 11 Mei 2020 - 13:08 WIB
loading...
Viral, Seorang Wanita...
Gambar video seorang wanita melakukan masturbasi di toko Ikea di China. Foto/New Straits Times
A A A
BEIJING - Ikea, perusahaan furniture Swedia, mengatakan akan mengambil langkah-langkah keamanan yang lebih hati-hati di toko-tokonya di China. Langkah itu diambil setelah video eksplisit seorang wanita yang melakukan masturbasi di salah satu tokonya di negeri Tirai Bambu viral di media sosial.

Video asusila yang menyebar luas menunjukkan seorang wanita setengah telanjang sedang "bersenang-senang" di berbagai sofa dan tempat tidur di showroom toko furniture Ikea di China. Pembeli yang tak menyadari kejadian itu terlihat berjalan di belakangnya.

Video yang versi tidak disensor telah dihapus dari media sosial China, setelah ada respons dari perusahaan Ikea Swedia. Video itu sudah ditonton sembilan juta kali.

"Kami dengan tegas menentang dan mengutuk perilaku semacam ini, dan segera melaporkannya ke polisi di kota toko yang dicurigai," kata Ikea dalam sebuah pernyataan, tanpa mengungkapkan nama cabang toko di China yang dimaksud.

Perusahaan peralatan rumah tangga itu mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan mengambil "tindakan keamanan dan kebersihan publik yang lebih hati-hati" dan mendorong semua pelanggan untuk menelusuri toko dengan cara yang teratur dan beradab.

Identitas wanita dalam video asusila dan orang yang memfilmkannya belum terungkap.

Beberapa pengguna media sosial Cina berspekulasi itu adalah toko di provinsi Guangdong, karena bahasa Kanton—yang digunakan di beberapa bagian China selatan—terdengar pada pengumuman toko sebagai latar belakang video.

Pengguna media sosial yang bingung menunjukkan bahwa tidak ada yang memakai masker wajah dalam video tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa kejadian itu diduga direkam sebelum wabah virus corona baru di China.

"Wanita ini sangat berani, saya tidak mengerti, (dia) melakukannya di siang hari bolong," bunyi komentar seorang pengguna Weibo yang mendapatkan lebih dari 8.000 like.

"Ada begitu banyak orang di sekitar, saya hanya tidak mengerti," tulis pengguna Weibo yang lain, seperti dikutip AFP, Senin (11/5/2020).

Ini bukan video eksplisit pertama yang menyebabkan kegemparan di platform media sosial China yang dikontrol ketat.

Cabang Beijing dari gerai toko pakaian Jepang, Uniqlo, menjadi terkenal pada tahun 2015, setelah video dari pasangan yang melakukan hubungan seks di salah satu kamar ganti menjadi viral.

Dalam kejadian 2015 polisi menangkap lima orang, termasuk pasangan muda tersebut. Sedangkan Uniqlo dengan tegas membantah bahwa itu adalah aksi publisitas.

"Klip itu sangat melanggar nilai-nilai inti sosialis," kata Administrasi Dunia Maya China saat itu.

Berdasarkan hukum di China, seseorang dapat menghadapi penahanan administratif hingga sepuluh hari karena ketelanjangan publik yang disengaja. Sedangkan bagi mereka yang mengunggah dan menyebarkan konten cabul secara online menghadapi penahanan 15 hari dan denda maksimum 3.000 yuan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved