Tandingi The Squad Demokrat, Politisi Perempuan Republik Bentuk The Force

loading...
Tandingi The Squad Demokrat, Politisi Perempuan Republik Bentuk The Force
Politisi perempuan Partai Republik Maria Elvira Salazar berniat membentuk The Force untuk menandingi grup politisi perempuan Partai Demokrat (Insert). Foto/Kolase/Sindonews
A+ A-
WASHINGTON - Alexandria Ocasio-Cortez, Ilhan Omar, Ayanna Pressley dan Rashida Tlaib adalah empat politisi perempuan dengan latar belakang etnis beragam dan berusia di bawah 50 tahun yang menjadi perwakilan dari Partai Demokrat di Kongres Amerika Serikat (AS). Secara informal menyebut diri mereka sebagai "The Squad", keempatnya adalah representasi dari pandangan progresif "generasi muda" dalam politik. Mereka berkuasa pada tahun 2018.

Seolah ingin menandingi sepak terjang The Squad, anggota Kongres dari dari Partai Republik Maria Elvira Salazar berencana untuk membentuk versinya sendiri dengan rekan-rekan barunyaguna menentang apa yang dia anggap sebagai "sosialisme" kelompok liberal.

“Aku ingin membangun kekuatan dengan orang-orang baru di kelas yang harus diperhitungkan. Kekuatan nalar, kekuatan untuk kebebasan, kekuatan untuk demokrasi,” katanya.





Kolega Salazar yang baru terpilih, Nicole Malliotakis dan Victoria Spartz, mendukung gagasan untuk membentuk kelompok informal yangdinamai"The Force" untuk mengganggu apa yang mereka sebut sebagai "Sosialisme Demokrat" sebagai kelompok liberal.

“Ketika saya mendengar sosialisme Demokrat yang dihadirkan di dalam Partai Demokrat, saya hanya dapat memberi tahu Anda bahwa itu hanya membawa kesengsaraan, penindasan, dan pengasingan. Dan bagaimana saya tahu? Karena saya telah menjalaninya dan saya telah menutupinya,” ujar Salazar seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (21/11/2020).

Menurut New York Post, Malliotakis setuju dengan pernyataan Salazar. Malliotakis, keturunan Yunani-Amerika, ditetapkan mewakili New York di Kongres.



“Kita perlu membentuk skuad kita sendiri. Kami memiliki sekelompok Republik baru yang mencintai Amerika. Kami menghargai kemerdekaan, kebebasan, dan kesempatan,” ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top