Pasukan Azerbaijan Masuki Distrik Pertama yang Diserahkan Armenia

Jum'at, 20 November 2020 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Setelah perjanjian perdamaian ditandatangani pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan total korban jiwa termasuk puluhan warga sipil telah melampaui 4.000 orang.(Baca juga: Armenia, Azerbaijan, Rusia Sepakat Akhiri Konflik Nagorno-Karabakh )

Peran penting Rusia dalam penyelesaian tersebut telah mengesampingkan pemain internasional Amerika Serikat (AS) dan Prancis, yang menjadi perantara gencatan senjata pada 1990-an tetapi gagal memberikan resolusi jangka panjang.

Selama konflik baru-baru ini, Prancis, AS, dan Rusia berusaha menengahi tiga gencatan senjata terpisah yang runtuh karena Armenia dan Azerbaijan menuduh satu sama lain melakukan pelanggaran.

Presiden Prancis Emmanuel Macron pekan ini mendesak Rusia untuk mengklarifikasi "ambiguitas" atas gencatan senjata yang ditengahi Moskow, termasuk peran Turki dalam misi penjaga perdamaian.(Baca juga: Rusia-Turki Akhirnya Sepakat Kerjasama Kontrol Gencatan Senjata Nagorno-Karabakh )

Azerbaijan telah menekankan peran penting untuk sekutu setia Turki, yang secara luas dituduh oleh negara-negara Barat, Rusia dan Armenia memasok Baku dengan pejuang bayaran dari Suriah selama pertempuran berminggu-minggu itu.

Kremlin telah menuangkan air dingin atas harapan Ankara untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian bersama pasukan Rusia di Nagorno-Karabakh dan provinsi sekitarnya dan sebaliknya bersikeras bahwa Turki akan mengamati gencatan senjata dari pos pemantauan di Azerbaijan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved