Eks Penasihat Trump Sebut Mantan Bosnya Punya 'Daftar Musuh'

Kamis, 19 November 2020 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Sebelum pemilihan pada 3 November, Trump dan sekutunya berulang kali mempertanyakan keabsahan surat suara. Lewat Twitter, Trump kerap kali mendiskreditkan opsi pemungutan suara lewat pos dan mendesak pendukungnya untuk menyerahkan surat suara mereka secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

Menyusul hasil yang diproyeksikan dari pemilihan presiden (pilpres) 2020, Trump melipatgandakan tudingannya dengan mengklaim bahwa telah terjadi kecurangan dan beberapa surat suara bahkan telah dibuang setelah ditandai sebagai dukungannya.

Dalam contoh lain, Trump mendorong klaim bahwa di Detroit, Michigan, surat suara diserahkan atas nama orang yang telah meninggal. Tuduhan serupa juga dijajakan tentang Georgia, di mana tim kampanye Trump mengklaim bahwa surat suara diajukan oleh seorang wanita bernama Deborah Jean Christiansen, yang mereka duga meninggal pada Mei 2019. Namun, itu tidak benar.(Baca juga: Bolton: Klaim Trump Soal Kecurangan Pemilu Rusak Nama Partai Republik )

Dalam upaya lebih jauh untuk memperkuat klaim kecurangan dalam pilpres, kampanye Trump meluncurkan hotline kecurangan pilpres di mana orang Amerika dapat mengirimkan laporan tentang apa yang mereka anggap sebagai tindakan kecurangan. Dalam beberapa saat setelah aktivasi hotline, panggilan itu dibanjiri dengan panggilan iseng, sebuah langkah yang pada akhirnya membuatnya bertransisi ke forum online, menurut Business Insider.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan Udara Israel: Balasan atas Pembantaian Zionis di Lebanon
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Berita Terkini
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Infografis
Mantan Bos Google Sebut...
Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved