Eks Penasihat Trump Sebut Mantan Bosnya Punya 'Daftar Musuh'

Kamis, 19 November 2020 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Krebs diberi "slip merah jambu" pada hari Selasa, dengan Trump menjelaskan melalui Twitter bahwa pejabat keamanan dunia maya AS itu telah memberikan pernyataan sangat tidak akurat mengenai keamanan pemilihan presiden (pilpres) AS. Ia juga menuduh ada ketidakwajaran dan kecurangan besar-besaran. Sebelumnya pada hari itu, Krebs telah membantah klaim kecurangan dan mengatakan tidak ada bukti campur tangan pemilu.

“Sama sekali tidak ada pembenaran untuk memecat Krebs,” Bolton menekankan, juga mengatakan bahwa tidak ada pembenaran untuk memecat mantan Menteri Pertahanan AS Mark Esper.

“Tidak ada alasan untuk memenggal kepala tim keamanan nasional Anda dengan waktu kurang dari 10 minggu sebelum transisi. Itu mau tidak mau akan menimbulkan gangguan di instansi itu sendiri, apalagi kemampuan mereka untuk menyerahkan dengan lancar,” tambahnya.

Mengulangi pendiriannya, Bolton lebih lanjut berkomentar bahwa tuduhan Trump atas kecurangan pemilu menunjukkan bahwa sang presiden sedang hidup di "dunia fantasi."(Baca juga: Eks Penasihat Trump Sebut Menlu Pompeo Delusional )

“Bahwa ada konspirasi yang begitu luas dan sukses sehingga berjalan tanpa meninggalkan bukti apa pun, dan di bawah teori semacam itu, Anda dapat mengandaikan kejahatan selamanya,” katanya.

Analisis oleh kelompok penelitian Brookings Institution baru-baru ini menemukan bahwa tingkat perputaran di antara pejabat paling senior pemerintahan Trump kira-kira 91%. Pada 9 November, grup tersebut menghitung total ada 65 pengocokan pejabat pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
Mantan Bos Google Sebut...
Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved