Iran: Serangan AS akan Menghadapi Respon ‘Menghancurkan’
Rabu, 18 November 2020 - 06:06 WIB
loading...
Bendera Iran berkibar dekat rudal saat latihan militer di Iran, 19 Oktober 2020. Foto/REUTERS/Wana
A
A
A
TEHERAN - Setiap serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran akan menghadapi respon yang "menghancurkan". Pernyataan itu diungkapkan juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei.
Sebelumnya dilaporkan Presiden AS Donald Trump meminta opsi untuk serangan di fasilitas nuklir utama Iran pekan lalu tetapi memutuskan untuk tidak melakukannya.
"Setiap tindakan terhadap bangsa Iran pasti akan menghadapi tanggapan yang menghancurkan," ungkap juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei, dalam situs resmi pemerintah.
Mengutip seorang pejabat AS, Reuters melaporkan pada Senin bahwa Trump, dengan dua bulan tersisa di Gedung Putih, berunding dengan para penasihat senior tentang kemungkinan menyerang fasilitas pengayaan uranium Natanz, tetapi kemudian dibujuk untuk tidak melakukan opsi itu. (Baca Juga: Biden Bentuk Tim Inti Gedung Putih saat Trump Halangi Transisi)
Salah satu penasihat yang disebutkan dalam laporan itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo, pada Rabu akan mengunjungi Israel. Kunjungan itu mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer terhadap musuh bebuyutan Israel yakni Iran. (Lihat Infografis: Aplikasi MuslimPro Jual Data Lokasi 100 Juta Muslim ke Militer AS)
Sebelumnya dilaporkan Presiden AS Donald Trump meminta opsi untuk serangan di fasilitas nuklir utama Iran pekan lalu tetapi memutuskan untuk tidak melakukannya.
"Setiap tindakan terhadap bangsa Iran pasti akan menghadapi tanggapan yang menghancurkan," ungkap juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei, dalam situs resmi pemerintah.
Mengutip seorang pejabat AS, Reuters melaporkan pada Senin bahwa Trump, dengan dua bulan tersisa di Gedung Putih, berunding dengan para penasihat senior tentang kemungkinan menyerang fasilitas pengayaan uranium Natanz, tetapi kemudian dibujuk untuk tidak melakukan opsi itu. (Baca Juga: Biden Bentuk Tim Inti Gedung Putih saat Trump Halangi Transisi)
Salah satu penasihat yang disebutkan dalam laporan itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo, pada Rabu akan mengunjungi Israel. Kunjungan itu mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer terhadap musuh bebuyutan Israel yakni Iran. (Lihat Infografis: Aplikasi MuslimPro Jual Data Lokasi 100 Juta Muslim ke Militer AS)
Lihat Juga :