Biden Bentuk Tim Inti Gedung Putih saat Trump Halangi Transisi
Rabu, 18 November 2020 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Peran lain juga dapat diumumkan pekan ini meskipun Biden masih beberapa pekan lagi untuk menyelesaikan daftar pengangkatan kabinetnya. (Lihat Video: Terkait Kerumunan FPI, Anies Diperiksa 9 Jam dan Dicecar 33 Pertanyaan)
Tidak ada calon menteri yang bisa dihubungi untuk dimintai komentar. Seorang juru bicara tim transisi Biden menolak berkomentar.
Biden dari Partai Demokrat juga akan menerima pengarahan tentang ancaman keamanan nasional dari penasihatnya sendiri. Trump dari Partai Republik yang belum mengaku kalah dalam pemilu 3 November, telah menghalangi Biden menerima pengarahan intelijen rahasia yang biasanya diberikan kepada presiden terpilih dalam masa transisi.
Administrator Layanan Umum Emily Murphy belum mengakui Biden sebagai "pemenang nyata". Seorang juru bicara Murphy mengatakan administrator akan "membuat kepastian ketika pemenangnya jelas."
Kritikus mengatakan Murphy mendapat tekanan dari Gedung Putih, klaim yang ditolak para pejabat pemerintah.
Trump dari Partai Republik tetap marah dan menantang di media sosial bahkan ketika beberapa tokoh Partai Republik menegaskan Biden harus dianggap sebagai presiden terpilih.
Tidak ada calon menteri yang bisa dihubungi untuk dimintai komentar. Seorang juru bicara tim transisi Biden menolak berkomentar.
Biden dari Partai Demokrat juga akan menerima pengarahan tentang ancaman keamanan nasional dari penasihatnya sendiri. Trump dari Partai Republik yang belum mengaku kalah dalam pemilu 3 November, telah menghalangi Biden menerima pengarahan intelijen rahasia yang biasanya diberikan kepada presiden terpilih dalam masa transisi.
Administrator Layanan Umum Emily Murphy belum mengakui Biden sebagai "pemenang nyata". Seorang juru bicara Murphy mengatakan administrator akan "membuat kepastian ketika pemenangnya jelas."
Kritikus mengatakan Murphy mendapat tekanan dari Gedung Putih, klaim yang ditolak para pejabat pemerintah.
Trump dari Partai Republik tetap marah dan menantang di media sosial bahkan ketika beberapa tokoh Partai Republik menegaskan Biden harus dianggap sebagai presiden terpilih.
Lihat Juga :