Penyerang Masjid di Inggris Minta Dipenjara agar Bisa Belajar Al-Qur'an
Selasa, 17 November 2020 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
Horton sebelumnya dihukum atas dua dakwaan menyerang seorang petugas polisi dan hukuman terpisah karena menikam seorang teman setelah bertengkar.
Pada April 2006, Horton melemparkan batu bata melalui jendela temannya. Dia dan temannya kala itu bertengkar ketika Horton mencengkeram leher temannya, melemparkannya ke lantai dan menusuk kakinya.
Pada Oktober 2009, Horton didakwa melakukan perselingkuhan dan memiliki senjata di tempat umum.
Pada Juli 2009, polisi mendatangi insiden kekerasan dalam rumah tangga ketika Horton mengancam pacarnya dengan pisau kemudian menyerang seorang petugas polisi dan mematahkan tangannya.
"Horton mengacungkan pisau dapur besar ke arah polisi dengan cara yang mengancam dan harus ditahan," kata Maguire.
Pada Agustus 2011, dia dihukum karena tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga lainnya. Ketika polisi tiba, Horton meludahi wajah dua petugas polisi dan berteriak bahwa dia mengidap HIV.
Pada Desember 2012, dia dihukum karena memiliki senjata api dengan niat setelah mengumpulkan dokumen di sebuah asrama tempat dia tinggal sebelumnya.
"Ketika diminta untuk kembali di lain waktu, Horton mengambil pistol dari ikat pinggangnya. Dia mengancam akan menembak," kata Maguire.
Horton juga dihukum karena engirim pesan yang mengancam mantan pacarnya bahwa dia akan membakar rumahnya.
Pada tahun 2016, dia dihukum karena memiliki pisau atau belati tajam setelah seorang anggota masyarakat menghubungi polisi.
Pada April 2006, Horton melemparkan batu bata melalui jendela temannya. Dia dan temannya kala itu bertengkar ketika Horton mencengkeram leher temannya, melemparkannya ke lantai dan menusuk kakinya.
Pada Oktober 2009, Horton didakwa melakukan perselingkuhan dan memiliki senjata di tempat umum.
Pada Juli 2009, polisi mendatangi insiden kekerasan dalam rumah tangga ketika Horton mengancam pacarnya dengan pisau kemudian menyerang seorang petugas polisi dan mematahkan tangannya.
"Horton mengacungkan pisau dapur besar ke arah polisi dengan cara yang mengancam dan harus ditahan," kata Maguire.
Pada Agustus 2011, dia dihukum karena tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga lainnya. Ketika polisi tiba, Horton meludahi wajah dua petugas polisi dan berteriak bahwa dia mengidap HIV.
Pada Desember 2012, dia dihukum karena memiliki senjata api dengan niat setelah mengumpulkan dokumen di sebuah asrama tempat dia tinggal sebelumnya.
"Ketika diminta untuk kembali di lain waktu, Horton mengambil pistol dari ikat pinggangnya. Dia mengancam akan menembak," kata Maguire.
Horton juga dihukum karena engirim pesan yang mengancam mantan pacarnya bahwa dia akan membakar rumahnya.
Pada tahun 2016, dia dihukum karena memiliki pisau atau belati tajam setelah seorang anggota masyarakat menghubungi polisi.
(min)
Lihat Juga :