Hamas Kecam Pertemuan Uni Emirat Arab dengan Pemukim Israel

Senin, 16 November 2020 - 23:01 WIB
loading...
Hamas Kecam Pertemuan...
Permukiman Yahudi di Tepi Barat. Foto/REUTERS
A A A
GAZA CITY - Hamas mengecam Uni Emirat Arab (UEA) karena menerima kepala permukiman Israel bersama warga pemukiman Yahudi dan pebisnis Israel.

“Menerima kepala dewan pemukiman di Tepi Barat oleh UEA dan menandatangani kesepakatan ekonomi dengan dia menunjukkan dukungan nyata pada aktivitas permukiman di pendudukan Tepi Barat,” papar pernyataan Hamas, dilansir Memo.

Hamas menambahkan, “Kami yakin bahwa menguatnya hubungan antara UEA dan grup-grup warga permukiman di pendudukan Tepi Barat mendorong kemampuan Israel menerapkan rencana-rencana aneksasi kolonial.”

“Kolaborasi UEA dengan grup permukiman melanggar semua resolusi Liga Arab yang menyerukan boikot pada semua bentuk aktivitas pemukiman kolonial,” ungkap Hamas. (Baca Juga: Palestina Kecam Rencana Pompeo Kunjungi Permukiman Yahudi)

Hamas menyimpulkan, "Sangat memalukan bahwa beberapa negara dan pihak internasional bersikeras memboikot permukiman Israel saat UEA tidak melakukan upaya apa pun, justru mengembangkan hubungan dengan kolonial Zionis Israel." (Lihat Infografis: Setelah Akui Biden Menang, Trump Mentweet: Saya Menang!)

Pekan lalu, media Israel melaporkan delegasi pemukim Israel dari permukiman ilegal di Tepi Barat bertemu pengusaha Emirat di Dubai untuk membahas peluang perdagangan dan kerja sama. (Lihat Video: Arab Saudi Tutup Kembali Izin Umrah untuk Jamaah Indonesia)



Ini terjadi sebulan setelah UEA dan Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel.

Palestina menganggap kesepakatan normalisasi itu sebagai pengkhianatan atas upaya Palestina mendirikan negara merdeka.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved