Wabah Corona di AS Membunuh 2.569 Orang dalam 24 Jam

Kamis, 16 April 2020 - 10:17 WIB
loading...
Wabah Corona di AS Membunuh...
Para petugas medis di Amerika Serikat sibuk melawan pandemi virus corona baru, COVID-19. Foto/REUTERS/David Ryder
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat pada Rabu mencatat 2.569 orang meninggal dalam tempo 24 jam akibat wabah virus corona baru, COVID-19. Angka ini adalah rekor kematian harian terparah yang dicatat John Hopkins University (JHU).

Penghitungan dari JHU menunjukkan total 2.569 orang meninggal pada pukul 08.30 (pukul 00.30 GMT Kamis). Penghitungan dimulai pada pukul yang sama pada hari hari sebelumnya.

Menurut JHU, sebagaimana dikutip AFP, Kamis (16/4/2020), kematian harian terbaru itu menjadikan total korban meninggal di AS akibat wabah COVID-19 menjadi 28.326 orang.

Sedangkan data versi laporan online worldometers korban meninggal di Amerika mencapai 28.506 hingga pukul 10.00 WIB pagi ini. Angka korban meninggal itu bagian dari 643.508 orang yang terinfeksi. Sedangkan jumlah pasien yang disembuhkan sebanyak 48.679 orang.

Baik data JHU maupun worldometers, angka kasus infeksi dan korban meninggal di AS masih tercatat sebagai yang terbanyak di dunia.

Sebagai perbandingan Spanyol memiliki 177.644 kasus, 18.708 korban meninggal dan 70.853 pasien disembuhkan. Sedangkan Italia memiliki 165.155 kasus, 21.645 korban meninggal, 38.092 pasien disembuhkan.

Angka-angka tersebut muncul setelah Presiden Donald Trump pada malam sebelumnya mengatakan data kasus baru infeksi COVID-19 menunjukkan bahwa secara nasional AS sudah melewati puncak wabah. Trump pun berjanji akan mengumumkan pedoman pembukaan kembali negara AS pada Kamis waktu Washington.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved