Bantah Trump soal Kecurangan, Pemilu 2020 Dinyatakan Paling Aman dalam Sejarah AS
Jum'at, 13 November 2020 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat kunci di badan keamanan siber, termasuk kepalanya, Christopher Krebs, mengundurkan diri atau diperkirakan akan dipecat karena Trump menolak untuk mengaku kalah.
Krebs, yang telah menikmati dukungan bipartisan atas perannya dalam membantu menjalankan pemilu AS yang aman pada 2018 dan 2020, telah mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa ia mengharapkan untuk diberhentikan. Hal itu diungkap tiga sumber yang mengetahui diskusi internal.
Krebs dan Ware sama-sama ditunjuk oleh Trump.
“Saya memuji CISA karena tetap teguh dalam komitmennya untuk memberikan informasi yang akurat kepada publik, termasuk pernyataannya hari ini bahwa tidak ada bukti bahwa sistem pemilu telah dikompromikan minggu lalu,” kata Bennie Thompson, ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Parlemen AS yang juga seorang politisi Demokrat dari Mississippi.
"Bagaimanapun, desas-desus bahwa presiden mungkin akan membersihkan 'rumah' di CISA, dengan seorang pejabat tingkat tinggi dilaporkan telah meminta untuk mengundurkan diri. Ini berbahaya," ujarnya.
Krebs, yang telah menikmati dukungan bipartisan atas perannya dalam membantu menjalankan pemilu AS yang aman pada 2018 dan 2020, telah mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa ia mengharapkan untuk diberhentikan. Hal itu diungkap tiga sumber yang mengetahui diskusi internal.
Krebs dan Ware sama-sama ditunjuk oleh Trump.
“Saya memuji CISA karena tetap teguh dalam komitmennya untuk memberikan informasi yang akurat kepada publik, termasuk pernyataannya hari ini bahwa tidak ada bukti bahwa sistem pemilu telah dikompromikan minggu lalu,” kata Bennie Thompson, ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Parlemen AS yang juga seorang politisi Demokrat dari Mississippi.
"Bagaimanapun, desas-desus bahwa presiden mungkin akan membersihkan 'rumah' di CISA, dengan seorang pejabat tingkat tinggi dilaporkan telah meminta untuk mengundurkan diri. Ini berbahaya," ujarnya.
(min)
Lihat Juga :