Media China Balas Menlu AS Pompeo: Bersiaplah untuk Pergi!
Jum'at, 13 November 2020 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
"Akhirnya, saya ingin mengatakan kepadanya: Bersiaplah untuk pergi!," lanjut Hu.
Pompeo telah menjadi salah satu lawan China yang paling keras dan vokal di Asia-Pasifik, dan Global Times—yang mewakili pandangan paling hawkish dari kepemimpinan China—telah menanggapi dengan ketidaksetujuan atas berbagai masalah termasuk larangan AS terhadap Huawei, dukungan Amerika untuk Taiwan dan tur terakhir Pompeo ke Asia. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Kunjungan lima negara oleh Menlu AS yang anti-China itu diakhiri pada akhir Oktober dengan kunjungan ke India, Sri Lanka, Maladewa, Indonesia dan Vietnam.
Editorial Global Times mencap tur Pompeo ke Asia itu sebagai kegagalan, dan menggambarkan upaya Pompeo untuk mengubah beberapa tetangga China sebagai "era diplomasi kecelakaan kereta api."
"Pompeo terobsesi untuk menjadikan China sebagai musuh," tulis sebuah artikel baru-baru ini.
"Lihatlah ego Pompeo yang membengkak. Dia akan kehilangan pekerjaannya, tetapi masih mencoba mencampuri urusan Xinjiang dan Hong Kong," tulis Hu dalam opini publik lainnya pada hari Kamis.
Pompeo telah menjadi salah satu lawan China yang paling keras dan vokal di Asia-Pasifik, dan Global Times—yang mewakili pandangan paling hawkish dari kepemimpinan China—telah menanggapi dengan ketidaksetujuan atas berbagai masalah termasuk larangan AS terhadap Huawei, dukungan Amerika untuk Taiwan dan tur terakhir Pompeo ke Asia. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Kunjungan lima negara oleh Menlu AS yang anti-China itu diakhiri pada akhir Oktober dengan kunjungan ke India, Sri Lanka, Maladewa, Indonesia dan Vietnam.
Editorial Global Times mencap tur Pompeo ke Asia itu sebagai kegagalan, dan menggambarkan upaya Pompeo untuk mengubah beberapa tetangga China sebagai "era diplomasi kecelakaan kereta api."
"Pompeo terobsesi untuk menjadikan China sebagai musuh," tulis sebuah artikel baru-baru ini.
"Lihatlah ego Pompeo yang membengkak. Dia akan kehilangan pekerjaannya, tetapi masih mencoba mencampuri urusan Xinjiang dan Hong Kong," tulis Hu dalam opini publik lainnya pada hari Kamis.
Lihat Juga :