Media China Balas Menlu AS Pompeo: Bersiaplah untuk Pergi!

Jum'at, 13 November 2020 - 09:37 WIB
loading...
A A A
Ketika hasil pilpres AS keluar pada minggu lalu dan presiden terpilih Joe Biden diproyeksikan sebagai pemenang yang paling mungkin, Global Times mulai memberikan petunjuk halus bahwa Presiden Xi Jinping akan lebih menerima metode mantan wakil presiden era Presiden Barack Obama tersebut.

"Biden dilaporkan akan membentuk kabinet yang beragam, dan banyak orang menantikan perubahan yang akan dia bawa ke diplomasi luar negeri AS—terutama kebijakan China," bunyi editorial Global Times pada hari Senin lalu.

Dalam sebuah pesan yang secara tersirat ditujukan untuk presiden terpilih AS dan kabinetnya, surat kabar itu menulis; "Pengganti Pompeo juga perlu menebus kerusakan yang terjadi pada hubungan China-AS."

"Misalnya, dia perlu mencabut beberapa kebijakan yang salah (termasuk pembatasan masalah diplomat dan kedutaan) untuk menciptakan suasana yang baik bagi hubungan kedua negara," bunyi artikel media tersebut.

Pengaruh China yang tumbuh di Asia Timur dan ekspansinya ke Laut China Selatan akan menjadi tantangan terbesar di luar negeri bagi kepresidenan Biden. Mantan senator dari Delaware ini menyadari hal tersebut ketika ia menulis opini "Why America Must Lead Again (Mengapa Amerika Harus Memimpin Lagi)" di Foreign Affairs edisi Maret/April.

Sementara itu, Beijing, meski berhati-hati, sudah berbicara tentang Biden dalam istilah yang bisa diprediksi. Media pemerintah China mengharapkan dia untuk menormalkan hubungan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia dan kembali ke bentuk tradisional kebijakan luar negeri.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Berita Terkini
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved