Trump Pecat Bos Pentagon, Persiapan Kudeta Militer terhadap Biden?
Jum'at, 13 November 2020 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Pembersihan dan penunjukan pejabat Pentagon yang secara luas digambarkan di media arus utama sebagai "loyalis Trump" telah menyebabkan kubu Demokrat dan neokonservatif memperingatkan bahwa kudeta militer mungkin sedang dilakukan terhadap Joe Biden, yang telah mengklaim kemenangan dalam pilpres 3 November.
Membiarkan kemungkinan bahwa Trump bisa saja bertindak karena dendam terhadap orang-orang yang tidak setia kepadanya, Michael Klare dari The Nation mencatat bahwa Miller telah terlibat dalam operasi rahasia di lingkungan perkotaan Irak dan Afghanistan dengan Pasukan Khusus AS.
"Demokrat harus mencari bukti bahwa pembersihan Pentagon menandakan rencana rahasia Gedung Putih untuk menggunakan militer AS dalam mendukung upaya ilegal untuk menumbangkan demokrasi dan memasang Trump sebagai diktator," kata Klare.
Namun, penunjukan pensiunan Kolonel Angkatan Darat Douglas Macgregor sebagai penasihat senior Miller pada hari Rabu menunjukkan arah yang sama sekali berbeda. Pertama kali dilaporkan oleh Axios, hal itu dikonfirmasi oleh Pentagon di kemudian hari, dengan pernyataan yang menyatakan bahwa pengalaman militer puluhan tahun Macgregor akan digunakan untuk membantu dalam keberlanjutan pelaksanaan prioritas keamanan nasional Presiden.
Meski kedengarannya seperti orang Pentagon yang samar-samar, Macgregor terkenal karena advokasi penarikan pasukan AS yang cepat dari Afghanistan—sesuatu yang Trump katakan bulan lalu dia ingin melihatnya pada Natal tahun ini, menjelang timeline 2021 yang dibayangkan dalam perjanjian perdamaian antara AS dengan Taliban.
Lee Fang dari Intercept mengutip seorang pejabat Pentagon secara anonim yang pada dasarnya menegaskan bahwa pembersihan Pentagon ditujukan untuk mengatasi perlawanan oleh birokrat karier dan kompleks industri militer terhadap kebijakan Trump.
Membiarkan kemungkinan bahwa Trump bisa saja bertindak karena dendam terhadap orang-orang yang tidak setia kepadanya, Michael Klare dari The Nation mencatat bahwa Miller telah terlibat dalam operasi rahasia di lingkungan perkotaan Irak dan Afghanistan dengan Pasukan Khusus AS.
"Demokrat harus mencari bukti bahwa pembersihan Pentagon menandakan rencana rahasia Gedung Putih untuk menggunakan militer AS dalam mendukung upaya ilegal untuk menumbangkan demokrasi dan memasang Trump sebagai diktator," kata Klare.
Namun, penunjukan pensiunan Kolonel Angkatan Darat Douglas Macgregor sebagai penasihat senior Miller pada hari Rabu menunjukkan arah yang sama sekali berbeda. Pertama kali dilaporkan oleh Axios, hal itu dikonfirmasi oleh Pentagon di kemudian hari, dengan pernyataan yang menyatakan bahwa pengalaman militer puluhan tahun Macgregor akan digunakan untuk membantu dalam keberlanjutan pelaksanaan prioritas keamanan nasional Presiden.
Meski kedengarannya seperti orang Pentagon yang samar-samar, Macgregor terkenal karena advokasi penarikan pasukan AS yang cepat dari Afghanistan—sesuatu yang Trump katakan bulan lalu dia ingin melihatnya pada Natal tahun ini, menjelang timeline 2021 yang dibayangkan dalam perjanjian perdamaian antara AS dengan Taliban.
Lee Fang dari Intercept mengutip seorang pejabat Pentagon secara anonim yang pada dasarnya menegaskan bahwa pembersihan Pentagon ditujukan untuk mengatasi perlawanan oleh birokrat karier dan kompleks industri militer terhadap kebijakan Trump.
Lihat Juga :