Kapal Pengangkut Imigran Tenggelam di Lepas Pantai Libya, 74 Tewas
Jum'at, 13 November 2020 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
"Kami telah lama menyerukan perubahan dalam pendekatan yang jelas tidak bisa diterapkan ke Libya dan Mediterania, termasuk mengakhiri pengembalian ke negara itu dan membangun mekanisme pendaratan yang jelas diikuti oleh solidaritas dari negara lain. Ribuan orang yang rentan terus membayar harga untuk kelambanan keduanya. di laut dan di darat. "
Pada bulan Oktober, setidaknya 140 migran tenggelam di lepas pantai Senegal dalam apa yang oleh IOM gambarkan sebagai peristiwa kapal karam paling mematikan tahun ini.(Baca juga: Kontainer 39 Mayat Imigran Vietnam, Sopir Truk Mengaku Bersalah )
Kapal yang membawa sekitar 200 orang itu berlayar ke Kepulauan Canary Spanyol dan terbakar beberapa jam setelah meninggalkan kota pesisir Mbour di Senegal barat, sebelum terbalik di dekat Saint-Louis, di pantai barat laut negara itu, kata badan migrasi PBB.
Menurut IOM, pada tahun 2020 setidaknya 900 orang telah tenggelam di Mediterania dalam usahanya mencoba mencapai pantai Eropa, beberapa karena penyelamatan yang tertunda.
Pada bulan Oktober, setidaknya 140 migran tenggelam di lepas pantai Senegal dalam apa yang oleh IOM gambarkan sebagai peristiwa kapal karam paling mematikan tahun ini.(Baca juga: Kontainer 39 Mayat Imigran Vietnam, Sopir Truk Mengaku Bersalah )
Kapal yang membawa sekitar 200 orang itu berlayar ke Kepulauan Canary Spanyol dan terbakar beberapa jam setelah meninggalkan kota pesisir Mbour di Senegal barat, sebelum terbalik di dekat Saint-Louis, di pantai barat laut negara itu, kata badan migrasi PBB.
Menurut IOM, pada tahun 2020 setidaknya 900 orang telah tenggelam di Mediterania dalam usahanya mencoba mencapai pantai Eropa, beberapa karena penyelamatan yang tertunda.
(ber)
Lihat Juga :