Raja Salman Serukan Dunia Akui Iran sebagai Negara Sponsor Terorisme

Kamis, 12 November 2020 - 18:52 WIB
loading...
Raja Salman Serukan...
Raja Salman mengatakan, komunitas internasional harus menyadari bahaya peran Iran dalam mendukung terorisme, ekstremisme, dan sektarianisme. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud menyerukan dunia internasional untuk mengakui Iran sebagai negara sponsor terorisme. Raja Salman mengatakan, komunitas internasional harus menyadari bahaya peran Iran dalam mendukung terorisme, ekstremisme dan sektarianisme.

"Saudi menegaskan bahaya proyek regional oleh rezim Iran, dan kami menolak campur tangannya dalam urusan internal dan dukungannya untuk terorisme, ekstremisme dan sektarianisme," kata Raja Salman saat menyampaikan pernyataan di Dewan Syura. ( Baca juga: Iran Ungkap Keberadaan Kota Rudal Bawah Tanah Rahasia )

"Kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil posisi yang kuat terhadap Iran untuk memastikan tidak memperoleh senjata pemusnah massal dan mengembangkan proyek rudal balistiknya," sambungnya.

Dalam pernyataannya, Raja Salman juga menyinggung masalah Yaman dan Palestina. Soal Yaman, pemimpin Saudi itu mengutuk serangan lanjutan milisi Houthi, yang dia tegaskanmelanggar hukum internasional, terhadap Saudi.

Dia lalu menyuarakan dukungan Saudi untuk rakyat Yaman, untuk merebut kembali kemerdekaan dan kedaulatan mereka. ( Baca juga: Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi: Ikhwanul Muslimin Adalah Kelompok Teroris )

Soal Palestina, Raja Salman mengatakan bahwa Saudi terus mendukung rakyat Palestina dan seruan mereka untuk sebuah negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya.

“Kami mendukung upaya perdamaian di Timur Tengah melalui negosiasi antara Palestina dan Israel untuk mencapai solusi yang adil dan permanen,” kata Raja Salman.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved