AS Bakal Miliki Kapal Selam Baru dengan Senjata Nuklir yang Menghancurkan

Kamis, 12 November 2020 - 04:49 WIB
loading...
AS Bakal Miliki Kapal...
Sebuah kapal selam milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Foto/US Navy
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah memesan beberapa kapal selam baru senilai USD9,4 miliar. Kapal-kapal selam itu akan dilengkapi dengan rudal balistik berhulu ledak nuklir yang menghancurkan.

Pesanan itu mencakup USS Columbia, kapal utama di antara kapal selam kelas Columbia. Selain itu ada juga kapal selam USS Wisconsin.

Kapal selam kelas Columbia akan menggantikan kapal selam kelas Ohio yang sudah tua dalam triad nuklir AS, dengan masing-masing kapal selam mampu merespon serangan mendadak dengan serangan balasan termonuklir yang menghancurkan. (Baca: NATO Serukan Dunia Singkirkan Bom Nuklir, tapi Tidak untuk Anggotanya )

Kontrak pembuatan beberapa kapal selam baru AS ini diberikan kepada General Dynamics Electric Boat. Kapal-kapal selam kelas Columbia akan siap untuk patroli pencegahan nuklir pertamanya pada tahun 2031.

Angkatan Laut AS berencana untuk mengganti 14 kapal selam rudal balistik kelas Ohio yang ada—yang dikirim antara tahun 1981 hingga 1997—dengan 12 kapal kelas Columbia.

Angkatan Laut, menurut laporan Defense One Kamis (12/11/2020), mengharapkan kapal selam tersebut masing-masing bertahan antara 40 hingga 50 tahun, dan armada tersebut berlayar hingga tahun 2080-an.

Setiap kapal selam kelas Columbia akan dipersenjatai dengan hingga 16 rudal balistik Trident D-5. Trident D-5 adalah rudal berbahan bakar roket padat dengan jangkauan 4.600 mil, dan mampu membawa hingga 14 hulu ledak termonuklir W-76-1, yang masing-masing memiliki daya penghancur enam kali lebih besar dari bom yang dijatuhkan di Hiroshima.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved