NATO Serukan Dunia Singkirkan Bom Nuklir, tapi Tidak untuk Anggotanya

Kamis, 12 November 2020 - 00:01 WIB
loading...
A A A
“Menghentikan pencegahan kami tanpa jaminan bahwa orang lain akan melakukan hal yang sama adalah pilihan yang berbahaya,” katanya. “Dunia di mana Rusia, China, Korea Utara, dan lainnya memiliki senjata nuklir, tetapi NATO tidak, bukanlah dunia yang lebih aman.”

Tetap saja, dia membanggakan kesuksesan NATO dalam perjalanan menuju dunia bebas nuklir. “Bersama-sama, kami telah mengurangi jumlah senjata nuklir di Eropa lebih dari 90 persen selama 30 tahun terakhir,” katanya.

Namun, pencapaian itu bukanlah hasil dari beberapa pertimbangan internal di NATO tetapi dari serangkaian perjanjian antara AS dan Uni Soviet dan, kemudian, Rusia.

Daftar perjanjian ini termasuk Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) 1987 yang melarang kedua negara memiliki dan mengembangkan rudal jarak pendek dan jarak menengah berhulu ledak nuklir.

Satu lagi adalah Perjanjian New START 1991 yang membatasi jumlah hulu ledak nuklir yang bisa dimiliki masing-masing pihak hingga 6.000 unit dan jumlah kendaraan pengirim hulu ledak nuklir, seperti rudal balistik atau pembom berat dan kapal selam, menjadi 1.600 unit.

Perjanjian New START 2010 selanjutnya membatasi jumlah hulu ledak nuklir menjadi 1.550 dan 800 kendaraan pengirim, dengan hanya 700 di antaranya yang dikerahkan, untuk masing-masing pihak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Berita Terkini
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Infografis
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved