Pernah Pura-pura Mati usai Ditembak, Wartawan Filipina Tewas Ditembak 6 Kali
Selasa, 10 November 2020 - 21:59 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah catatan yang tertinggal di tempat kejadian selama percobaan pembunuhan pertama dalam hidupnya berbunyi; "Saya seorang pengedar narkoba, jangan meniru saya."
Pesan seperti itu biasa terjadi dalam pembunuhan di luar hukum selama puncak kampanye pemerintah melawan narkoba yang telah mengakibatkan ribuan kematian. (Baca juga: Apesnya Donald Trump: Sudah Kalah Pilpres, Rentetan Gugatan Hukum Menanti )
Filipina adalah salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi jurnalis dan sebagian besar pembunuhnya bebas.
Komite Perlindungan Jurnalis yang bermarkas di New York mengatakan bulan lalu Filipina berada di urutan ketujuh dalam Indeks Impunitas Global, peringkat tahunan di mana negara tersebut telah menjadi andalan sejak dimulainya indeks pada tahun 2008.
Pesan seperti itu biasa terjadi dalam pembunuhan di luar hukum selama puncak kampanye pemerintah melawan narkoba yang telah mengakibatkan ribuan kematian. (Baca juga: Apesnya Donald Trump: Sudah Kalah Pilpres, Rentetan Gugatan Hukum Menanti )
Filipina adalah salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi jurnalis dan sebagian besar pembunuhnya bebas.
Komite Perlindungan Jurnalis yang bermarkas di New York mengatakan bulan lalu Filipina berada di urutan ketujuh dalam Indeks Impunitas Global, peringkat tahunan di mana negara tersebut telah menjadi andalan sejak dimulainya indeks pada tahun 2008.
(min)
Lihat Juga :