Pertama di Dunia, Vaksin Covid-19 Pfizer Diklaim Beri Perlindungan 90%

Selasa, 10 November 2020 - 13:54 WIB
loading...
Pertama di Dunia, Vaksin...
Vaksin virus corona yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Vaksin virus corona yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech diklaim sebagai yang pertama di dunia, efektif dapat mencegah lebih dari 90% orang terkena Covid-19.

Pfizer dan BioNTech menggambarkannya sebagai "hari yang luar biasa bagi sains dan kemanusiaan".

Vaksin mereka telah diuji pada 43.500 orang di enam negara dan tidak ada masalah keamanan yang diumumkan.



Perusahaan berencana mengajukan persetujuan darurat untuk menggunakan vaksin tersebut pada akhir bulan. (Baca Juga: Pakar Prediksi Vaksin Covid-19 Tersedia untuk Seluruh Dunia pada 2023)

Belum pernah ada vaksin yang terbukti sangat efektif dalam waktu sesingkat itu. (Baca Juga: Trump Pecat Menhan setelah Kalah Pemilu dan Perselisihan)

Masih ada tantangan besar ke depan, tetapi pengumuman tersebut disambut hangat para ilmuwan. Beberapa memperkirakan kehidupan dapat kembali normal pada musim semi. (Lihat Infografis: Tujuh Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden)

"Saya mungkin orang pertama yang mengatakan itu, tetapi saya akan mengatakannya dengan yakin," ungkap Sir John Bell, profesor kedokteran regius di Universitas Oxford.

Pertama di Dunia, Vaksin Covid-19 Pfizer Diklaim Beri Perlindungan 90%


Seberapa Efektif?

Vaksin dipandang sebagai cara terbaik untuk keluar dari berbagai pembatasan yang telah diberlakukan di berbagai lini kehidupan kita akibat pandemi Covid-19.

Data menunjukkan dibutuhkan dua dosis, dengan jarak tiga pekan. Uji coba di Amerika Serikat (AS), Jerman, Brasil, Argentina, Afrika Selatan dan Turki menunjukkan 90% perlindungan dicapai tujuh hari setelah pemberian dosis kedua.

Namun, data yang disajikan bukanlah analisis akhir karena hanya didasarkan pada 94 relawan pertama sehingga keefektifan vaksin yang tepat dapat berubah ketika hasil lengkap telah dianalisis.

"Kita melangkah yang semakin lebih dekat untuk menyediakan orang-orang di penjuru dunia dengan terobosan yang sangat dibutuhkan untuk membantu mengakhiri krisis kesehatan global ini," ujar Chairman Pfizer Dr Albert Bourla.

Prof Ugur Sahin, salah satu pendiri BioNTech, menggambarkan hasil ini sebagai "tonggak sejarah".

Kapan Vaksin Tersedia?

Sejumlah orang mungkin mendapatkan vaksin tahun ini. Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka akan memiliki data keamanan yang cukup pada pekan ketiga November untuk membawa vaksin mereka ke regulator.

Sebelum disetujui, negara mana pun tidak mungkin memulai kampanye vaksinasi mereka.

Kedua perusahaan tersebut mengatakan mereka akan mampu memasok 50 juta dosis pada akhir tahun ini dan sekitar 1,3 miliar pada akhir tahun 2021. Setiap orang membutuhkan dua dosis.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Pria Ini Disuntik Vaksin...
Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Pionir Vaksin Covid-19...
Pionir Vaksin Covid-19 Raih Hadiah Nobel Kedokteran
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Pandemi Corona Sebabkan...
Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Berita Terkini
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved