Imam Al Azhar: Jika Menghina Nabi Muhammad Kebebasan Berbicara, Kami Tegas Menolak
Senin, 09 November 2020 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
“Al Azhar mewakili suara hampir dua miliar Muslim, dan saya katakan teroris tidak mewakili kami dan kami tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka. Itu saya umumkan di semua forum internasional, di Paris, London, Jenewa, Amerika Serikat, Roma, negara-negara Asia dan di mana-mana," tegas sang Imam Besar.
“Saat kami mengatakan ini, kami tidak mengatakannya sebagai permintaan maaf. Islam di atas permintaan maaf," imbuh dia.
“Pelanggaran tersedia di antara pengikut semua agama dan di bawah semua sistem. Jika kami mengatakan bahwa Kristen tidak bertanggung jawab atas insiden Selandia Baru, kami juga harus mengatakan bahwa Islam tidak bertanggung jawab atas terorisme orang-orang yang berperang atas namanya," paparnya.
Imam Besar tersebut menyoroti peran Al Azhar yang mencerahkan dalam menghadapi terorisme, dengan mengatakan bahwa otoritas itu menempatkan kurikulum baru yang menegaskan bahwa teroris adalah penjahat dan bahwa Islam tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Al Tayeb memuji pernyataan rasional Le Drian setelah krisis yang dipicu oleh pernyataan kontroversial Macron. Menurutnya, pernyataan Le Drian mewakili suara kebijaksanaan.
“Saat kami mengatakan ini, kami tidak mengatakannya sebagai permintaan maaf. Islam di atas permintaan maaf," imbuh dia.
“Pelanggaran tersedia di antara pengikut semua agama dan di bawah semua sistem. Jika kami mengatakan bahwa Kristen tidak bertanggung jawab atas insiden Selandia Baru, kami juga harus mengatakan bahwa Islam tidak bertanggung jawab atas terorisme orang-orang yang berperang atas namanya," paparnya.
Imam Besar tersebut menyoroti peran Al Azhar yang mencerahkan dalam menghadapi terorisme, dengan mengatakan bahwa otoritas itu menempatkan kurikulum baru yang menegaskan bahwa teroris adalah penjahat dan bahwa Islam tidak bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Al Tayeb memuji pernyataan rasional Le Drian setelah krisis yang dipicu oleh pernyataan kontroversial Macron. Menurutnya, pernyataan Le Drian mewakili suara kebijaksanaan.
Lihat Juga :