Dunia Berharap Besar kepada Biden

Senin, 09 November 2020 - 09:19 WIB
loading...
A A A
Hal yang harus menjadi perhatian utama Biden adalah kebijakan masa depan China yang ingin menjadi penguasa dunia. Untuk itu, Biden juga harus tetap menjamin investasi domestik agar teknologi dan daya saing AS tidak kalah dengan China yang terus mengembangkan komputasi kuantum, kecerdasan buatan, dan 5G.

Michele Flournoy, kandidat kuat menteri pertahanan pada pemerintahan Biden, memperingatkan gangguan ekonomi disebabkan pandemi bisa berdampak pada penurunan anggaran pertahanan AS. Padahal, AS harus mampu mengatasi ancaman asing. (Baca juga: Penyakit Penyerta Covid-19 Perlu Diwaspadai)

“Jika militer AS mampu menenggelamkan semua kapal militer China, kapal selam, dan kapal dagang di Laut China Selatan dalam 72 jam, maka pemimpin China akan berpikir dua kali sebelum meluncurkan blokade atau invasi ke Taiwan,” katanya dilansir Foreign Affairs.

Kemudian, Kurt Campbell, mantan diplomat AS pada pemerintahan Obama, mengatakan Washington menghadapi kompetisi strategi dengan China. Itu juga sangat vital bagi AS untuk menggunakan pendekatan yang lebih solid. “Kita harus mendekati negara lain yang saat ini tidak kita miliki,” kata Campbell. “Apalagi bipatisan antar China dan Asia sangat penting. Tanpa keduanya, kita akan gagal,” sebutnya.

Sementara itu, para pemimpin negara Arab telah mengucapkan selamat kepada Joe Biden atas kemenangannya. Namun, banyak pihak tetap sinis terhadap kebijakan luar negeri Biden. Biden menghadapi banyak tantangan di Timur Tengah. Mulai dari perang di Libya dan Yaman serta menjamin aliansi AS di Teluk kalau Washington akan melindungi mereka dari Iran. Apalagi Biden juga akan kembali menghidupkan kesepakatan nuklir dengan Iran yang akan membuat kecewa Arab Saudi.

Trump memang memiliki hubungan intens dengan para pemimpin di Arab Saudi, Mesir, dan Turki. Namun, Biden justru ingin menggunakan pendekatan hak asasi manusia.

Beberapa kritikus Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi berharap kebijakan AS akan berubah ketika Biden berkuasa. Sebelumnya, Biden mengkritik penangkapan aktivis politik dan berjanji tidak akan memberikan bantuan cek kepada pemimpin pendukung Trump. (Baca juga: Kemendagri: Perusahaan Fintech Wajib Lindungi Data Pribadi)

Namun, Sisi langsung mengucapkan selamat kepada Biden. Demikian juga pemimpin Irak, Uni Emirat Arab, dan Yordania. Presiden Lebanon Michel Aoun mengucapkan selamat kepada Biden berharap meningkatkan hubungan AS dan Lebanon.

Nabil Boumonsef, Deputi Pemimpin Redaksi An-Nahar, mengatakan Biden memang lebih fleksibel dan rasional. “Saya tidak memprediksi perubahan fundamental,” katanya.

Kemudian, Ibrahim Matraz, jurnalis Yaman, juga pesimistis dengan proses perubahan kebijakan AS di Yaman setelah negara itu berkonflik selama bertahun-tahun. “Kita seharusnya melupakan Biden adalah wakil presiden pada pemerintahan Obama ketika perang mulai,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
KIKO dan LOLA Siap Sapa...
KIKO dan LOLA Siap Sapa Penggemar di Pollux Mall Cikarang, Gratis!
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved