Apesnya Donald Trump: Sudah Kalah Pilpres AS, Rentetan Gugatan Hukum Menanti

Senin, 09 November 2020 - 08:00 WIB
loading...
A A A
Trump Organization berpendapat bahwa kasus tersebut bermotif politik.

Penyelidikan tersebut adalah penyelidikan perdata, yang berarti dapat mengakibatkan sanksi finansial tetapi bukan hukuman penjara.

Putra Trump, Eric Trump, wakil presiden eksekutif untuk perusahaan, digulingkan pada bulan Oktober karena apa yang digambarkan oleh Jaksa Agung sebagai keterlibatan dekatnya dalam satu atau lebih transaksi yang sedang ditinjau.

E. Jean Carroll

E. Jean Carroll, mantan penulis majalah Elle, menggugat Trump karena pencemaran nama baik pada 2019 setelah presiden membantah tuduhan Carroll bahwa Trump memerkosanya pada 1990-an dan menuduhnya berbohong untuk meningkatkan penjualan buku.

Pada bulan Agustus, hakim negara bagian mengizinkan kasus itu dilanjutkan, yang berarti pengacara Carroll dapat mencari sampel DNA dari Trump untuk dicocokkan dengan gaun yang katanya dia kenakan di department store New York City.

Seorang hakim federal di Manhattan menolak tawaran Departemen Kehakiman AS untuk menggantikan Trump sebagai tergugat dalam kasus tersebut oleh pemerintah federal. Hakim Distrik AS Lewis Kaplan di Manhattan mengatakan bahwa Trump tidak membuat pernyataannya tentang Carroll dalam lingkup pekerjaannya sebagai presiden.

Barbara McQuade, seorang profesor hukum di University of Michigan, mengatakan dia berharap Departemen Kehakiman dari pemerintah Biden nantinya meninggalkan upaya untuk melindungi Trump dari kasus tersebut.

“Tampaknya tidak mungkin bagi DOJ (Departemen Kehakiman) untuk terus mengejar apa yang saya lihat sebagai argumen sembrono dalam pemerintahan baru,” kata McQuade, mantan jaksa federal.

Summer Zerovs

Trump juga menghadapi gugatan oleh Summer Zervos, kontestan tahun 2005 di acara reality show televisi Trump "The Apprentice," yang mengatakan Trump menciumnya di luar keinginannya pada pertemuan tahun 2007 dan kemudian meraba-raba dia di sebuah hotel.

Setelah Trump menyebut Zervos pembohong, Zervos menggugatnya karena pencemaran nama baik.

Trump mengatakan dia kebal dari gugatan karena dia adalah presiden. Kasus ini telah ditunda ketika pengadilan banding negara bagian New York meninjau putusan pengadilan Maret 2019 yang menyatakan bahwa Trump harus menghadapi kasus tersebut saat dia menjabat. Argumen kekebalan Trump tidak akan berlaku lagi setelah dia lengser dari Gedung Putih.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Dokter Ungkap Merokok...
Dokter Ungkap Merokok dan Obesitas Jadi Penyebab Utama Serangan Jantung di Usia Muda
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
Ditolak Masuk AS, Pahlawan...
Ditolak Masuk AS, Pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2010 Minta Bantuan Donald Trump
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved