Trumpisme Tetap Menjadi Ideologi dan Memiliki Pengikut yang Berkembang

Minggu, 08 November 2020 - 07:17 WIB
loading...
A A A
Legasi Trump untuk memperkuat Partai Republik di parlemen menjadi harapan yang sirna bagi Demokrat yang ingin mengikis habis Trumpisme. Jika Biden dinyatakan resmi dilantik sebagai presiden AS, Republik tetap menguasai Senat, maka presiden baru harus berjuang keras mengajukan legislasi dan memenangkan dukungan dari hakim di Mahkamah Agung yang dikuasai kubu konservatif. Brand politik populisme yang melekat pada Trump pun akan terus berlanjut dan berkembang.

“Pesan Trump tentang kebebasan ekonomi selama pandemi mendapatkan dukungan dari para pemilih,” kata Joe Gruters, Ketua Partai Republik Florida, dilansir Reuters. “Pemilih memilih presiden AS karena pesan positifnya untuk masa depan dan upaya mengutamakan kepentingan rakyat AS lebih dahulu,” paparnya.



Gruters mengungkapkan, sebagian rakyat AS tidak ingin pajak yang tinggi dan tidak ingin diisolasi. “Mereka menginginkan kebebasan. Mereka tidak ingin melihat komunitas mereka dihancurkan,” katanya mengacu pada kerusuhan sebagai dampak demonstrasi anti-rasisme.

Stu Rothenberg, para politik non-partisan AS, pertarungan pemilu presiden AS menegaskan ketahanan Trump yang didukung legium dari warga kulit putih, pemilih kelas pekerja dan pemilih Hispanik. “Pemilu kali merupakan perjuangan sangat sulit bagi Demokrat dan kelompok anti-Trump di Republik,” kata Rothenberg. Kegagalan Trump, menurut dia, hanya karena penanganan virus corona dan ekonomi.

Dengan perjuangan Trump yang sangat solid dengan dukungan yang besar, menurut Karen Finney, pakar strategi politik Demokrat, mengatakan Trumpisme belum mati. “Trump masih bersama kita,” kata mantan juru bicara tim kampanye Hillary Clinton pada 2016. Menurut Finney, kesuksesan Trump karena dia menggunakan politik “dog whistle” yakni strategi retorika untuk mengumbar ketegangan rasisme dan budaya. “Melihat lebih dekat pada pemilu kali ini, kita masih menjadi negara yang terpecah,” katanya.(Baca juga: Serukan Perang Total karena Panik Hasil Pilpres AS, Trump Jr Dinilai Sembrono )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved