Doa Buat Harris Digelar di Desa Leluhur di India, untuk Trump di Delhi

Selasa, 03 November 2020 - 19:06 WIB
loading...
Doa Buat Harris Digelar...
Warga memasang poster Kamala Harris di desa asal leluhurnya di India. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Para pendukung kandidat Wakil Presiden (wapres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Kamala Harris menggelar doa bersama di dekat desa leluhurnya di India menjelang pemilu AS pada Selasa (3/11).

Adapun kelompok umat Hindu lainnya berdoa untuk kemenangan Presiden AS Donald Trump dalam pemilu itu.

Wilayah India selatan adalah tempat kakek dari pihak ibu Harris lahir. Warga di sana mendukung Partai Demokrat agar menang karena hubungan keluarga tersebut.



Adapun kelompok yang mengklaim mendapat dukungan dari 5 juta umat Hindu di India mengatakan mereka ingin Trump terpilih kembali untuk menjaga lawan utama India, Pakistan dan China, tetap terkendali. (Baca Juga: Twitter dan Facebook Punya Jurus Cegah Klaim Kemenangan Dini Pemilu AS)

Beberapa jam sebelum pemilu presiden AS, orang-orang yang tinggal di dalam dan sekitar Thulasendrapuram, desa kakek Harris, berkumpul di satu kuil untuk berdoa secara khusus. (Lihat Infografis: Pakar: Trump Akan Menang Pilpres, Meski Kalah dalam Survei)

“Seorang politisi lokal melakukan abhishekam, praktik menuangkan susu di atas patung Hindu sambil membaca ayat-ayat tertentu, di hadapan sekitar 20 penduduk desa,” papar R Manikandan, penjaga toko di dekat kuil. (Lihat Video: Pangeran Williams Diam-diam Pernah Positif Covid-19)

Dia mengatakan ada lebih dari 15 mobil dan sepeda motor, milik wartawan yang bekerja untuk media lokal dan internasional. Mereka berkumpul di Thulasendrapuram untuk meliput ritual tersebut.

Doa Buat Harris Digelar di Desa Leluhur di India, untuk Trump di Delhi


RR Kalidas Vandayar, pengusaha dan kepala asosiasi kriket di kota terdekat, berencana menawarkan makanan kepada lebih dari 150 orang untuk meminta restu mereka bagi Harris, yang mencalonkan diri bersama calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden.

“Dia berasal dari sini dan kami bangga padanya,” ungkap saudara laki-laki Vandayar, RR Jayakumar Vandayar.

Ratusan mil di utara Delhi, hampir dua lusin anggota kelompok Hindu Sena (Tentara Hindu) bergabung dengan seorang pendeta yang mengenakan jubah warga kunyit untuk melakukan ritual api dan menyanyikan syair untuk kemenangan Trump.

Mereka mengangkat foto Trump dan Perdana Menteri India Narendra Modi. "India dapat memerangi terorisme hanya jika Trump ada, dan baik China maupun Pakistan akan tetap terkendali selama dia menjadi presiden," ujar pendiri kelompok itu, Wisnu Gupta, melalui telepon pada Reuters.

“Kami berharap Harris baik-baik saja karena keturunan Indianya, tetapi wakil presiden tidak sekuat itu.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved