Trump Siapkan Pesta Kemenangan, Biden Pilih Berhati-hati
Selasa, 03 November 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Kubu kampanye Trump telah menyatakan keraguan terhadap hasil pemilu jika surat suara tiba setelah hari pemilu. Penasihat Trump, Jason Miller, menyatakan jika hasil berubah setelah pemilu, itu jadi bukti bahwa Demokrat mencuri pemilu.
Trump sendiri mengatakan malam setelah pemilu merupakan hari yang mengerikan. “Kita sudah menunggu dalam jangka waktu lama setelah pemilu,” katanya. (Baca juga: Ribuan Formasi CPNS Guru Kosong, Ini Langkah Kemendikbud)
Rencana perayaan kemenangan Trump dikritik keras Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat. “Presiden (Trump) tidak akan mencuri pemilu ini,” katanya.
Kubu Biden mengaku tetap optimistis, meskipun tidak ingin terlalu percaya diri. Itu dikarenakan drama pada pemilu 2016. Mereka juga selalu dibayangi hantu yang mengkhawatirkan. “Saya selalu merasa dipingpong antara optimisme kering dan hati-hati,” kata Zac Petkanas, pakar strategi Partai Demokrat, yang pernah bekerja untuk tim kampanye pemilu Hillary Clinton.
Banyak politikus Partai Demokrat mengaku terlalu percaya diri pada pemilu 2016. Mereka harus membayar mahal untuk hal itu. Saat ini kebalikannya. Mereka membangun posisi yang lebih baik, tapi loyalis dan pejabat partai tetap menjaga harapan dan tidak panik dengan beragam peringatan.
“Melihat setiap momen, saya dihantui ketakutan jika segala sesuatu bisa terjadi seperti 2016,” kata Petkanas dilansir NBC. Yang membedakan dengan 2016, menurut dia, pemilu 2020 tetap optimistis hati-hati karena analisis objektif menunjukkan dukungan terhadap Biden sangat kuat karena kegagalan Trump.
Trump sendiri mengatakan malam setelah pemilu merupakan hari yang mengerikan. “Kita sudah menunggu dalam jangka waktu lama setelah pemilu,” katanya. (Baca juga: Ribuan Formasi CPNS Guru Kosong, Ini Langkah Kemendikbud)
Rencana perayaan kemenangan Trump dikritik keras Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat. “Presiden (Trump) tidak akan mencuri pemilu ini,” katanya.
Kubu Biden mengaku tetap optimistis, meskipun tidak ingin terlalu percaya diri. Itu dikarenakan drama pada pemilu 2016. Mereka juga selalu dibayangi hantu yang mengkhawatirkan. “Saya selalu merasa dipingpong antara optimisme kering dan hati-hati,” kata Zac Petkanas, pakar strategi Partai Demokrat, yang pernah bekerja untuk tim kampanye pemilu Hillary Clinton.
Banyak politikus Partai Demokrat mengaku terlalu percaya diri pada pemilu 2016. Mereka harus membayar mahal untuk hal itu. Saat ini kebalikannya. Mereka membangun posisi yang lebih baik, tapi loyalis dan pejabat partai tetap menjaga harapan dan tidak panik dengan beragam peringatan.
“Melihat setiap momen, saya dihantui ketakutan jika segala sesuatu bisa terjadi seperti 2016,” kata Petkanas dilansir NBC. Yang membedakan dengan 2016, menurut dia, pemilu 2020 tetap optimistis hati-hati karena analisis objektif menunjukkan dukungan terhadap Biden sangat kuat karena kegagalan Trump.
Lihat Juga :