Pakar: Kapal Induk Kedua China Siap Tempur di Laut China Selatan

Kamis, 29 Oktober 2020 - 12:02 WIB
loading...
A A A
"Dengan penembakan langsung yang dilakukan di kapal, kelompok tempur kapal induk ganda China tidak lagi hanya sebuah konsep," kata Li.

“Secara umum, dibutuhkan satu hingga dua tahun bagi kapal induk baru untuk membentuk kapasitas tempur dasar, tetapi Shandong mencapai ini dalam waktu kurang dari satu tahun, meskipun China hanya memiliki satu kapal induk dan pengalaman terbatas. Ini menunjukkan kualitas pelatihannya cukup bagus," ujar Li.

Pesawat tempur J-15 tidak diragukan lagi merupakan komponen terpenting dari kapasitas tempur kapal induk. Kapal induk juga tidak pernah keluar sendirian tetapi dalam formasi, menggabungkan kekuatan udara, permukaan, dan bawah laut untuk menghadapi musuh.

Menurut Li, J-15 seperti barisan depan kelompok tempur dengan anggota kelompok yang lain memiliki spesialisasi mereka sendiri dan mampu menggunakan keunggulan kolektif dalam kelompok.

"Merilis video pelatihan saat peringatan satu tahun commission kapal semakin dekat merupakan demonstrasi kepada dunia bahwa Shandong, seperti seorang murid yang telah selesai belajar, siap untuk pergi ke wilayah laut yang lebih luas," papar Li.

"Artinya, Shandong telah menguasai keterampilan dasar dan mampu menjelajahi dunia," kata Li, seraya menambahkan bahwa kapal tersebut perlu terus meningkatkan kapasitas tempurnya melalui latihan. (Baca juga: Pompeo: AS Dukung Kedaulatan Indonesia di Laut Natuna! )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved