AS Ancam Hancurkan Rudal-rudal Iran Jika Dikirim ke Venezuela

Selasa, 27 Oktober 2020 - 11:21 WIB
loading...
AS Ancam Hancurkan Rudal-rudal...
Bendera nasional Iran dikibarkan di lokasi latihan sistem pertahanan rudal. Foto/REUTERS/WANA
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengancam akan menghancurkan rudal-rudal jarak jauh Iran jika dikirim ke rezim Presiden Nicolas Maduro di Venezuela.

"Transfer rudal jarak jauh dari Iran ke Venezuela tidak dapat diterima oleh Amerika Serikat dan tidak akan ditoleransi atau diizinkan," kata Elliott Abrams, Perwakilan Khusus Departemen Luar Negeri untuk Iran dan Venezuela kepada Fox News, yang dilansir Selasa (27/10/2020). (Baca: Dewan Cendekiawan Senior Saudi: Menghina Nabi Muhammad Hanya Melayani Ekstremis )

"Kami akan melakukan segala upaya untuk menghentikan pengiriman rudal jarak jauh, dan jika entah bagaimana mereka sampai ke Venezuela, mereka akan dilenyapkan di sana," imbuh seorang pejabat senior pemerintah AS.

Para pejabat tersebut tidak memberikan informasi bahwa pengiriman seperti itu akan segera terjadi. Mereka hanya mengklaim bahwa Iran dan Venezuela kemungkinan besar akan menjadi pasangan untuk melakukan kesepakatan bisnis senjata.

"Iran telah mengumumkan niatnya untuk terlibat dalam penjualan senjata, dan Venezuela merupakan target yang jelas karena kedua rezim paria tersebut sudah memiliki hubungan," kata Abrams. (Baca: Imbas Macron Hina Islam: Website Prancis Diretas, Produknya Diboikot di Mana-mana )

"Venezuela membayar emas untuk membeli bensin dari Iran, dan ada kehadiran Iran di negara itu. Ekonomi Venezuela telah runtuh, jadi setiap batang emas untuk Iran adalah puluhan ribu dolar yang dibutuhkan rakyat Venezuela untuk makanan dan obat-obatan."

Pekan lalu, embargo Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Iran untuk membeli dan menjual senjata konvensional telah berakhir. Pemerintahan Donald Trump tidak berhasil meyakinkan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo.

"Iran telah mengirimkan rudal ke Houthi, jadi kami tahu mereka siap, bersedia, dan mampu mengirimkannya ke Venezuela dan pembeli lain yang mungkin," kata pejabat pemerintah AS tersebut. "Setiap pengiriman senjata Iran membuat tidak stabil Amerika Selatan dan Karibia, dan sangat berbahaya bagi tetangga Venezuela di Brazil, Kolombia, dan Guyana." (Baca juga: Inilah Daftar Produk Prancis yang Berpotensi Diboikot Dunia Muslim )

“Rudal dan terorisme adalah komponen kunci dari kebijakan keamanan Iran. Iran telah menyebarkan Hizbullah Lebanon, wakil utamanya, ke seluruh Amerika Selatan,” kata Behnam Ben Taleblu, seorang fellow senior di Foundation for Defense of Democracies.

“Pengiriman rudal atau militer Iran yang potensial ke Amerika Selatan akan menjadi ujian utama embargo senjata pemerintah terhadap Iran. Rusia dan China akan mengamati dengan saksama untuk melihat bagaimana tanggapan Washington."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved