Rusia Desak Pihak Asing Tidak Promosikan Perang di Nagorno-Karabakh

Senin, 26 Oktober 2020 - 16:40 WIB
loading...
Rusia Desak Pihak Asing...
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa Rusia percaya bahwa hanya solusi diplomatik yang mungkin untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa Rusia percaya bahwa hanya solusi diplomatik yang mungkin untuk menyelesaikan konflik Nagorno-Karabakh. Dia lalu menyerukan kepada semua pihak asing untuk tidak mempromosikan skenario militer untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Bukan rahasia bahwa kami tidak mendukung kemungkinan dan diterimanya solusi militer untuk masalah ini. Karena kami melihat baik orang Armenia maupun Azerbaijan sebagai teman dan saudara kami, kami tidak bisa berbagi aspirasi seperti itu," kata Lavrov.

"Kami menyerukan kepada semua pemain asing untuk melakukan segala kemungkinan untuk mencegah promosi lebih lanjut dari skenario militer, untuk meredam emosi pihak dan untuk mengaktifkan upaya menciptakan kondisi untuk meluncurkan kembali proses perdamaian," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (26/10/2020).

Sebelumnya diwartakan, gencatan senjata untuk kemanusiaan akan diberlakukan pada hari ini, dalam perang antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. ( Baca juga: Hari Ini Gencatan Senjata Ketiga dalam Perang Armenia vs Azerbaijan )

Gencatan senjata ini merupakan yang ketiga kalinya sejak konflik hebat pecah 27 September lalu antara negara pecahan Soviet tersebut. Gencatan senjata ketiga ini ditengahi Amerika Serikat (AS).

Yerevan dan Baku pada hari Minggu telah membuat pernyataan bersama tentang kesepakatan gencatan senjatayang akan berlaku mulai hari Senin. Pernyataan itu disampaikan pasca Menteri Luar Negeri kedua negara bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS, Stephen Biegun pada akhir pekan lalu.

"Menegaskan kembali komitmen untuk menerapkan dan mematuhi gencatan senjata kemanusiaan yang disepakati di Moskow pada 10 Oktober," bunyi pernyataan bersama mereka. ( Baca juga: Lembaga Riset Bekingan Rusia Dituding Sebar Malware Berbahaya )

"AS memfasilitasi negosiasi intensif di antara para Menteri Luar Negeri dan Ketua Bersama Grup Minsk untuk membawa Armenia dan Azerbaijan lebih dekat ke penyelesaian damai (atas) konflik Nagorno-Karabakh," lanjut pernyataan tersebut.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved