Rusia: Mekanisme Politik PBB Cegah Perang Dunia III

Senin, 26 Oktober 2020 - 00:04 WIB
loading...
Rusia: Mekanisme Politik...
Rusia menilai mekanisme yang ditetapkan oleh Piagam PBB memungkinkan dunia menyelesaikan banyak masalah akut dan tidak tergelincir ke jurang Perang Dunia III. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Mekanisme yang ditetapkan oleh Piagam PBB memungkinkan dunia menyelesaikan banyak masalah akut dan tidak tergelincir ke jurang Perang Dunia III. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia , Dmitry Medvedev.

Mantan Perdana Menteri Rusia itu mengatakan, terlepas dari semua masalah dan krisis yang dihadapi PBB, dan negara-negara anggotanya selama bertahun-tahun sulit untuk tidak setuju bahkan mekanisme PBB telah sukses menyelamatkan dunia dari berbagai krisis besar. ( Baca juga: Dapat Gaji Gede, Khabib Bisa Beli 11 Mobil Termewah Buatan Rusia )

"Sebagian besar berkat mekanisme hukum dan politik internasional yang ditetapkan oleh Piagam PBB yang berhasil membuat kita untuk tidak terlibat perang dunia ketiga dan menangani banyak masalah kritis saat membentuk tatanan dunia pasca-perang," ucap Medvedev.

Menurut Medvedev, seperti dilansir Tass padaSenin(26/10/2020), badan-badan PBB telah melakukan banyak pekerjaan untuk membuat dunia mundur dari jurang konflik dan meluncurkan mekanisme penyelesaian konflik dalam kerangka hukum.

"Jadi, perlucutan senjata, pengurangan, dan penghapusan semua persediaan senjata pemusnah massal merupakan salah satu tujuan utama Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Medvedev.

"Hari ini ada kebutuhan mendesak bagi kami untuk terus bekerja menuju tujuan ini. Kami berharap Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan tatap muka dari lima nuklir untuk membahas masalah paling mendesak umat manusia," sambungnya.

Dia mengatakan, masalah perpanjangan Perjanjian tentang Tindakan untuk Pengurangan Lebih Lanjut dan Pembatasan Senjata Serangan Strategis (Perjanjian START Baru) juga perlu segera diselesaikan.

"Pada saat yang sama, kami tidak hanya perlu memastikan pengurangan senjata yang ada, tetapi juga untuk meminimalkan risiko kemungkinan ancaman baru. Dalam hal ini, Rusia telah menyatakan moratorium penyebaran sistem rudal baru di Eropa dan wilayah lainnya," ungkapnya. ( Baca juga: Eks PM Rusia Prihantin PBB Ingin Diganti 'Klub Negara Demokrasi' )

"Kami berharap untuk melihat mitra Barat kami mengambil langkah timbal balik. Kami juga menyerukan kesimpulan dari perjanjian yang mengikat secara hukum dengan semua kekuatan luar angkasa untuk menempatkan larangan komprehensif pada militerisasi ruang," tukas Medvedev.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
Berita Terkini
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved