Hentikan Dana untuk WHO, China Kecam Keputuan Trump

Rabu, 15 April 2020 - 20:06 WIB
loading...
Hentikan Dana untuk...
China mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump menghentikan dana untuk WHO. Foto/Istimewa
A A A
BEIJING - China mengkritik langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghentikan sementara pendanaan untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). China pun mengikrarkan janji untuk mendukung badan kesehatan global itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan Beijing memiliki keprihatinan serius tentang keputusan AS dan meminta Washington memenuhi tanggung jawabnya.

"Keputusan AS ini akan melemahkan kemampuan WHO dan merusak kerja sama internasional," kata Zhao.

"China akan selalu mendukung WHO dalam memainkan peran penting dalam kesehatan masyarakat internasional dan respons anti epidemi global," imbuhnya seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (15/4/2020).

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia memerintahkan langkah melawan WHO karena gagal untuk berbagi informasi tentang pandemi saat virus it menyebar.

"WHO gagal dalam tugas dasarnya dan harus bertanggung jawab," kata Trump pada konferensi pers di Gedung Putih.

"Wabah itu bisa saja tertahan pada sumbernya jika WHO merespon dengan benar sejak awal," Trump menambahkan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved