Jumlah Tentara Armenia yang Tewas di Karabakh Bertambah Jadi 963 Orang

Minggu, 25 Oktober 2020 - 02:02 WIB
loading...
Jumlah Tentara Armenia...
Asap membumbung di posisi tentara etnik Armenia di garis depan konflik Nagorno-Karabakh, 20 Oktober 2020. Foto/REUTERS
A A A
YEREVAN - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Nagorno-Karabakh menyatakan jumlah tentara Armenia yang tewas dalam konflik terbaru di wilayah itu bertambah 36 orang menjadi 963 orang.

Runtuhnya dua gencatan senjata yang dimediasi Rusia telah gagal hingga menghapus harapan untuk berhentinya pertempuran di Nagorno-Karabakh yang dikontrol Armenia.

Pertempuran baru pecah antara Azerbaijan dan Armenia di Nagorno-Karabakh, sehari setelah perundingan di Washington untuk menghentikan konflik itu.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Azerbaijan melaporkan pertempuran di dalam dan sekitar Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang dihuni dan dikontrol etnik Armenia.

Pejabat lokal menuduh pasukan Azerbaijan menyerang gedung-gedung di Stepanakert, kota terbesar di wilayah itu. Tuduhan itu disangkal Baku.

Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Mike Pompeo bertemu secara terpisah dengan menlu Azerbaijan dan Armenia pada Jumat dalam upaya baru untuk mengakhiri hampir sebulan pertumpahan darah. Presiden Rusia Vladimir Putin menduga konflik itu telah menewaskan 5.000 orang. (Baca Juga: Pertempuran Baru Pecah di Nagorno-Karabakh Setelah Perundingan)

Runtuhnya dua gencatan senjata yang ditengahi Rusia telah meredupkan prospek berakhirnya pertempuran yang terjadi sejak pada 27 September di Nagorno-Karabakh. (Lihat Infografis: Putra Mahkota Saudi Akan Dibunuh Jika Normalisasi dengan Israel)

Pasukan Azerbaijan mengatakan mereka telah menambah kontrol wilayah, termasuk menguasai perbatasan dengan Iran. Klaim ini dibantah Armenia. Pemerintahan etnis Armenia Nagorno-Karabakh mengatakan pasukannya telah menangkis serangan Azerbaijan. (Lihat Video: Prabowo: Lahan Berkurang, Apa Rakyat Mau Dikasih Makan Beton?)

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan kepada surat kabar Prancis Le Figaro bahwa Azerbaijan siap duduk untuk negosiasi, tetapi menyalahkan tindakan Armenia atas berlanjutnya permusuhan.

"Kami siap berhenti bahkan hari ini," kata Aliyev seperti dikutip Reuters. "Tapi, sayangnya, Armenia sangat melanggar gencatan senjata. Jika mereka tidak berhenti, kami akan melakukan yang terakhir dengan tujuan membebaskan semua wilayah pendudukan."



Presiden AS Donald Trump mengatakan "kemajuan yang baik" sedang dibuat terkait masalah ini tetapi dia tidak menjelaskan lebih lanjut. Dia menolak untuk mengatakan apakah dia telah berbicara dengan para pemimpin dari kedua negara.

Ditanya bagaimana pembicaraannya, Menlu Armenia Zohrab Mnatsakanyan mengatakan kepada wartawan, "sangat baik" saat dia keluar dari Departemen Luar Negeri AS. Dia menambahkan bahwa upaya untuk gencatan senjata akan terus berlanjut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Ali Ungkap Kondisi Mencekam...
Ali Ungkap Kondisi Mencekam di Teheran sebelum Dievakuasi ke Indonesia via Azerbaijan
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved