China Tegaskan akan Respon Penjualan 135 Rudal AS ke Taiwan

Kamis, 22 Oktober 2020 - 20:14 WIB
loading...
China Tegaskan akan...
China menyatakan akan merespon dengan keras penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - China menyatakan akan merespon dengan keras penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan . Beijing menyatakan, penjualan senjata itu mengganggu urusan dalam negeri mereka, mengingat China mengklaim Taiwan adalah bagian dari mereka.

AS, seperti diketahui telah menyetujui paket penjualan persenjataan canggih senilai lebih dari USD 1 miliar ke Taiwan. Langkah ini diyakini akan membuat China murka dan semakin memperburuk ketegangan kedua negara yang telah memanas. ( Baca juga: Setuju Jual 135 Rudal ke Taiwan, AS Bakal Bikin China Murka )

Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan telah memberi lampu hijau pada penjualan 135 rudal buatan Boeing, peralatan terkait, dan pelatihan ke Taiwan untuk meningkatkan kemampuan pertahanannya. Paket itu bernilai lebih dari satu miliar dolar.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan, penjualan tersebut harus segera dihentikan. Dia mengatakan, penjualan rudal-rudal tersebut merusak kedaulatan China dan Beijing tidak akan tinggal diam dalam hal ini.

"Penjualan tersebut sangat mengganggu urusan dalam negeri China, sangat merusak kedaulatan dan kepentingan keamanan China, mengirimkan sinyal yang sangat salah kepada pasukan kemerdekaan Taiwan, dan sangat merusak hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," katanya.

"China akan membuat tanggapan yang sah dan perlu sesuai dengan bagaimana situasi berkembang," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (22/10/2020). ( Baca juga: Buka Laman Khusus, Kuliner Asli Taiwan Kini Bisa Dipesan Online )

Dia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah apa yang akan diambil China. Tetapi, bila menilik ke belakang, China telah memberi sanksi kepada perusahaan-perusahaan AS karena menjual senjata ke Taiwan, meskipun tidak jelas bentuk sanksinya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved