Pemilihan Presiden AS: Biden Andalkan Obama, Trump Fokus Ekonomi
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Manajer kampanye Biden , Jen O'Malley Dillon, memperingatkan pertarungan sengit terjadi di 17 negara bagian meskipun jajak pendapat nasional menunjukkan Biden tetap menang. “Seperti dikatakan mantan Presiden AS Obama, tetap menjaga pendekatan ke masyarakat dengan tetap fokus pada jaga jarak,” kata seorang penasihat politik Obama yang enggan disebutkan namanya. Dia mengungkapkan, dua pekan mendatang merupakan pemilu penting dalam sejarah manusia. (Baca juga: Masih Pandemi, Evaluasi Siswa Diminta kembali ke Ujian Sekolah)
Biden fokus di Pennsylvania, negara bagian Demokrat yang hampir kalah diambil Trump pada pemilu 2016, sebagai negara bagian pertarungan. Mantan wakil presiden itu juga berulang kali mengunjungi negara bagian tersebut selama musim kampanye. Namun, jajak pendapat Reuters menunjukkan Trump unggul di Pennsylvania dibandingkan Biden dengan peroleh 49% melawan 45%.
“Jika kita menang di Pennsylvania, kita akan menang seluruhnya,” kata Trump saat berkampanye di Erie, wilayah pinggiran Pennsylvania, pada Selasa lalu. Dia memperingatkan para pendukung Biden tentang kebijakan yang akan mengurangi banyak pekerjaan dan mengganggu energi. “Ini merupakan pemilu antara pemilihan ekonomi Trump dan depresinya Biden,” paparnya.
Trump mengatakan, jika ingin membuka sekolah dan ekonomi, serta menjadikan AS lebih sehat dan aman, maka dirinya adalah pilihan terbaik. Apa yang diungkapkan Trump memang terbalik dengan fakta bahwa lebih dari 220.000 orang meninggal dunia karena pandemi korona dan jutaan orang menganggur.
Biden pun mengkritik upaya penanganan pandemi yang dilakukan Trump. Dia mengkritik kebijakan membuka perekonomian tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Dalam jajak pendapat, rakyat AS lebih percaya kepada Biden dibandingkan Trump dalam penanganan krisis kesehatan. Biden dinyatakan unggul pada jajak pendapat baru di Michigan. Namun, dia harus bersaing ketat dengan Trump di negara bagian paling diperebutkan, yakni North Carolina. (Baca juga: Stres Bisa Pengaruhi Perilaku Makan pada Anak)
Biden fokus di Pennsylvania, negara bagian Demokrat yang hampir kalah diambil Trump pada pemilu 2016, sebagai negara bagian pertarungan. Mantan wakil presiden itu juga berulang kali mengunjungi negara bagian tersebut selama musim kampanye. Namun, jajak pendapat Reuters menunjukkan Trump unggul di Pennsylvania dibandingkan Biden dengan peroleh 49% melawan 45%.
“Jika kita menang di Pennsylvania, kita akan menang seluruhnya,” kata Trump saat berkampanye di Erie, wilayah pinggiran Pennsylvania, pada Selasa lalu. Dia memperingatkan para pendukung Biden tentang kebijakan yang akan mengurangi banyak pekerjaan dan mengganggu energi. “Ini merupakan pemilu antara pemilihan ekonomi Trump dan depresinya Biden,” paparnya.
Trump mengatakan, jika ingin membuka sekolah dan ekonomi, serta menjadikan AS lebih sehat dan aman, maka dirinya adalah pilihan terbaik. Apa yang diungkapkan Trump memang terbalik dengan fakta bahwa lebih dari 220.000 orang meninggal dunia karena pandemi korona dan jutaan orang menganggur.
Biden pun mengkritik upaya penanganan pandemi yang dilakukan Trump. Dia mengkritik kebijakan membuka perekonomian tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Dalam jajak pendapat, rakyat AS lebih percaya kepada Biden dibandingkan Trump dalam penanganan krisis kesehatan. Biden dinyatakan unggul pada jajak pendapat baru di Michigan. Namun, dia harus bersaing ketat dengan Trump di negara bagian paling diperebutkan, yakni North Carolina. (Baca juga: Stres Bisa Pengaruhi Perilaku Makan pada Anak)
Lihat Juga :